Messi Terancam Larangan Main di Inggris

CNN Indonesia | Senin, 07/10/2019 21:36 WIB
Messi Terancam Larangan Main di Inggris Lionel Messi terancam larangan bermain di Inggris karena Brexit. (LLUIS GENE / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lionel Messi terancam absen di Liga Champions saat Barcelona harus melawan tim asal Inggris. Hal ini berkaitan dengan rencana pelaksanaan Brexit.

Musim lalu, Messi masih dapat bepergian ke Inggris untuk menjalani laga tandang melawan Liverpool pada laga leg kedua semifinal liga champions.

Namun, bila Inggris resmi lepas dari Uni Eropa maka Brexit berlaku sejak 31 Oktober. Inilah yang membuat Messi kemungkinan terancam dilarang bermain di Inggris.


Dilansir dari Daily Mail pengacara imigrasi dari perusahaan Lewis Silkin, Andrew Osbourne, mengungkapkan adanya poin khusus seputar pertandingan bagi wilayah Eropa.

[Gambas:Video CNN]
"Jika Anda adalah warga negara Uni Eropa dengan hukuman pidana, Anda dapat melakukan perjalanan ke Inggris, selama Anda tidak dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan nasional," kata Osbourne.

"Jika Anda bukan warga negara Uni Eropa dan terlibat hukuman atau pernah divonis hukuman penjara bahkan jika ditangguhkan, Anda dilarang datang ke Inggris," tambahnya.

Osbourne berkata sebelum Brexit resmi diterapkan, terdapat sejumlah pesepakbola yang sedang dalam masa hukuman akibat skandal penggelapan pajak dapat memasuki wilayah Inggris. Salah satunya adalah Messi.

Messi Terancam Larangan Main di Inggris
Pada 2017 lalu, La Pulga dijatuhi hukuman penjara 21 bulan oleh pengadilan Spanyol akibat kasus penggelapan pajak. Namun peraih Ballon d'Or lima kali itu tak perlu menjalani hukuman penjara selagi dapat membayar denda sebesar 255 ribu euro atau setara Rp3,9 miliar.

Hal tersebut membuat pria berpaspor Spanyol-Argentina itu tak perlu khawatir untuk bermain di Inggris. Akan tetapi apabila Brexit diberlakukan, maka Messi berpotensi tidak dapat memasuki wilayah Inggris karena ia akan dihitung sebagai warga negara Uni Eropa.

"Siapa pun yang pernah mendapat hukuman penjara dalam bentuk apa pun, poin awalnya adalah Anda [warga Uni Eropa] tidak diizinkan masuk," ujarnya.

"Ini bisa memberikan gangguan pada skuat Liga Champions dan juga apakah mereka (UEFA) akan bermain di Inggris jika para pemain berpotensi tidak dapat masuk, maka klub perlu mengambil langkah," ujar Osbourne. (mcf/jun)