Penampilan Solskjaer Memburuk di MU Usai Kontrak Permanen

CNN Indonesia | Selasa, 08/10/2019 02:41 WIB
Penampilan Solskjaer Memburuk di MU Usai Kontrak Permanen Manchester United dalam kondisi buruk di awal musim Liga Inggris. (JOHN THYS / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengalami penurunan performa drastis usai ia diangkat menjadi manajer resmi dengan kontrak permanen setelah sebelumnya hanya menjabat sebagai caretaker.

Solskjaer datang sebagai caretaker setelah MU memutuskan memecat Jose Mourinho di pertengahan musim lalu. Kehadiran Solskjaer sejak awal diragukan lantaran perjalanan kariernya sebagai manajer tidak terlalu mengkilap.

Namun Solskjaer sukses membuktikan bahwa ia adalah sosok yang tepat mengisi posisi lowong untuk sementara. Performa apik Solskjaer selama jadi caretaker membuat manajemen Manchester United bergerak cepat dan memberikan kontrak permanen untuk Solskjaer.


Petaka justru dimulai dari titik ini. Solskjaer gagal menunjukkan penampilan seperti saat ia menjabat sebagai caretaker. Manchester United kembali tampil inkonsisten dan bahkan terus memburuk dalam beberapa laga terakhir.

Ole Gunnar Solskjaer sempat punya rapor bagus ketika jadi caretaker di MU.Ole Gunnar Solskjaer sempat punya rapor bagus ketika jadi caretaker di MU. (AP Photo/Leila Coker)

Dikutip dari BR Football, penampilan Manchester United saat Solskjaer masih jadi caretaker dan jadi manajer berbanding 180 derajat.

Ketika jadi caretaker, Solskjaer mampu membawa Manchester United melewati 19 laga dengan catatan 14 kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan. Rasio kemenangan Solskjaer ada di angka 74 persen, sangat tinggi untuk ukuran manajer yang baru datang ke MU. Setan Merah pun terlihat perkasa karena mampu mencetak 40 gol dan hanya kebobolan 17 gol.
[Gambas:Video CNN]
Situasi berubah drastis ketika Solskjaer mendapatkan kontrak permanen. Dari 21 laga yang dilalui, Solskjaer hanya membukukan enam kemenangan, enam hasil imbang, dan sembilan kekalahan. Rasio kemenangan Solskjaer turun drastis ke angka 29 persen. Tak hanya itu, MU hanya sanggup mencetak 23 gol dan kebobolan 31 gol.

Tanda-tanda keanehan Solskjaer dan MU musim ini sudah terlihat dalam kebijakan transfer mereka. MU berani melepas Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez namun tidak mencari pengganti yang sepadan.

Penampilan Solskjaer Memburuk di MU Usai Kontrak Permanen

Di delapan laga awal Liga Inggris musim ini, penampilan MU sangat mengecewakan. Di luar kemenangan telak atas Chelsea di pekan pertama, Solskjaer tidak mampu membawa MU tampil cemerlang.

MU kini terpuruk di posisi ke-12 dengan selisih 13 poin dari pemuncak klasemen, Liverpool. Dalam kondisi buruk tersebut, MU harus bersiap menghadapi Liverpool 20 Oktober mendatang. (ptr/ptr)