5 Calon Pelatih Timnas Indonesia Pengganti Simon McMenemy

CNN Indonesia | Rabu, 16/10/2019 16:38 WIB
5 Calon Pelatih Timnas Indonesia Pengganti Simon McMenemy Simon McMenemy di ambang pemecatan. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Karier Simon McMenemy di Timnas Indonesia terancam berakhir lebih cepat seiring dengan hasil negatif yang dialami skuat Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Peluang Indonesia untuk melangkah ke Piala Dunia semakin sulit setelah menuai kekalahan beruntun di empat laga. Indonesia takluk dari Malaysia (2-3), Thailand (0-3), Uni Emirat Arab (0-5), dan Vietnam (1-3).

Rangkaian hasil minor ini membuat publik Indonesia geram. Desakan pemecatan Simon pun selalu menggema selepas pertandingan.


Teranyar, teriakan 'Simon Out' dengan lantang menggema usai Indonesia kalah 1-3 dari Vietnam di Bali. Sejumlah nama pun mulai muncul ke permukaan.

Berikut lima calon pelatih ideal yang bisa menjadi opsi pengganti Simon McMenemy.

1. Luis Milla

Suporter desak PSSI kembalikan Luis Milla ke Timnas Indonesia.Suporter desak PSSI kembalikan Luis Milla ke Timnas Indonesia. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Pelatih asal Spanyol ini menjadi favorit di mata pencinta sepak bola Indonesia. Milla dinilai mampu membawa perubahan signifikan terhadap cara bermain Indonesia meski baru setahun melatih.

Pendekatan Milla mengandalkan umpan pendek dari kaki ke kaki dengan pergerakan intens di semua lini berhasil membuat skuat Garuda menarik ditonton.

[Gambas:Video CNN]
Meski gagal membawa Indonesia berprestasi di Piala Asia 2018, Milla digadang sukses menanamkan karakter permainan menyerang. Sayang, gaji yang mahal menjadi kendala utama PSSI untuk mendatangkannya kembali.

2. Rahmad Darmawan

Rahmad Darmawan jadi pelatih lokal paling berpengalaman latih Timnas.Rahmad Darmawan jadi pelatih lokal paling berpengalaman latih Timnas. (CNN Indonesia/Artho Viando)
Saat ini Rahmad Darmawan bisa dibilang sebagai pelatih lokal terbaik yang dimiliki Indonesia. Pengalaman melatih klub-klub elite Indonesia dan Timnas Indonesia U-23 jadi modal bagus bagi RD untuk naik jenjang ke level senior.

RD bisa menjadi solusi bagi PSSI jika kesulitan mencari pelatih asing pengganti Simon. Namun, kesepakatan hanya bisa terjadi jika PS Tira Persikabo mengizinkannya menangani tim Merah Putih.

3. Jacksen F Tiago

Jacksen F Tiago salah satu pelatih asing terbaik di Liga Indonesia.Jacksen F Tiago salah satu pelatih asing terbaik di Liga Indonesia. (CNNIndonesia.com/Ahmad Bachrain)
Jacksen bukan wajah asing di sepak bola Indonesia. Sebelum melanjutkan karier pelatih di Indonesia, ia lebih dulu makan asam garam sebagai pemain asing di Liga Indonesia.

Pria asal Brasil ini juga punya pengalaman mendampingi Rahmad Darmawan melatih Timnas Indonesia pada 2003. Jadi, tak mengejutkan bila Jacksen masuk dalam daftar pelatih ideal di Timnas Indonesia.

4. Widodo C Putro

Widodo C Putro kini menangani Persita Tangerang.Widodo C Putro kini menangani Persita Tangerang. (CNN Indonesia/Artho Viando)
Mantan pemain Timnas Indonesia era 90an ini pernah digadang-gadang sebagai generasi pelatih terbaik nusantara bersama Aji Santoso. Widodo juga pernah menjabat asisten pelatih Timnas Indonesia U-23 dan Timnas Senior di bawah kendali Alfred Riedl.

Pelatih berusia 48 tahun itu cukup punya bekal untuk menangani skuat Garuda di sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022 jika Simon McMenemy dipecat dalam waktu dekat. Terlebih klub yang diasuhnya kini adalah klub Liga 2, Persita Tangerang.

5. Seto Nurdiantoro

Seto Nurdiantoro konsisten bersama PSS Sleman.Seto Nurdiantoro konsisten bersama PSS Sleman. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)
Seto jadi pelatih yang paling mendapat sorotan di Liga 1 2019 usai cemerlang bersama PSS Sleman. Tim promosi tersebut mampu bertahan di papan tengah menungguli tim-tim besar seperti Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan Persib Bandung.

Super Elang Jawa kini menghuni peringkat ketujuh dengan koleksi 32 poin hasil dari delapan kemenangan dan delapan imbang. Catatan ini membuat PSS jadi tim paling moncer musim ini.

Prestasi PSS bersama Seto musim ini bisa jadi alasan kuat PSSI untuk memberikan tanggung jawab lebih besar bersama Timnas Indonesia. (jun)