Akibatnya, keluarga penggawa I Partenopei seperti Allan, Piotre Zielinski, dan Lorenzo Insigne mengungsi dari rumah mereka masing-masing. Istri dan anak-anak mereka sangat ketakutan dengan intimidasi yang dilakukan para ultras di kediaman mereka.
Istri Allan, Thais mengungkapkan di media sosial bahwa rumah mereka didobrak paksa oleh sekelompok orang yang diduga merupakan ultras Napoli.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Napoli saat ditahan SPAL 1-1 di Liga Italia. (Serena Campanni/ANSA via AP) |
Lihat juga:Daftar 14 Tim Peserta Piala Asia U-19 2020 |
Ultras tampaknya mulai menghukum dengan cara mereka setelah aksi mogok latihan yang dilakukan sejumlah pemain Napoli. Sebelumnya para pemain ini diberi ultimatum oleh Presiden Klub Napoli, Aurelio De Laurentiis untuk kembali berlatih.
[Gambas:Video CNN]
De Laurentiis juga mengancam akan melakukan tindakan hukum dan memotong gaji para pemain tersebut sebesar 25 persen apabila tidak menuruti perintahnya.
Napoli saat ini tengah terpuruk berada di posisi ketujuh Liga Italia Serie A atau berjarak 13 poin dari Juventus yang berada di puncak klasemen.
Setelah Napoli ditahan imbang 1-1 oleh Red Bull Salzburg di Liga Champions, para pemain memilih kembali ke rumah masing-masing, bukannya ke pusat latihan Castel Volturno.
Pemain lain seperti Dries Mertens dan Jose Callejon pun mendukung sikap itu. Allan bahkan disebut-sebut berteriak memaki Edo yang juga merupakan Wakil Presiden Klub.
De Laurentiis kemudian berencana menjual para pemain Napoli yang dianggap membangkang. Ultras rupanya juga memiliki cara sendiri untuk menghukum para pemain tersebut dengan teror. (bac)
Napoli saat ditahan SPAL 1-1 di Liga Italia. (Serena Campanni/ANSA via AP)