Luis Milla Batal Bertemu PSSI di Malaysia

CNN Indonesia | Jumat, 15/11/2019 19:27 WIB
Luis Milla Batal Bertemu PSSI di Malaysia Luis Milla memiliki pengalaman melatih Timnas Indonesia sejak 2017 hingga 2018. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih asal Spanyol, Luis Milla, menyatakan tidak bakal bertemu dengan PSSI di Malaysia untuk membahas peluang melatih Timnas Indonesia.

Mantan pemain Barcelona, Real Madrid, dan Valencia itu tak bisa bertemu dengan PSSI karena masih ada urusan di negara asal.

"Sebagai calon pelatih, saya sangat senang dengan undangan dari PSSI yang mengajak bertemu dengan mereka . Tapi saya sudah mengabarkan kepada mereka kalau saya tidak bisa bertemu di tanggal itu karena ada urusan profesional dan personal yang tidak bisa saya tinggalkan di Madrid," kata Luis Milla melalui sambungan telepon video dengan CNNINdonesia.com, Jumat (15/11).


Milla juga mengaku sudah meminta pengunduran jadwal pertemuan melalui surat yang ditujukan kepada Sekjen Ratu Tisha Destria pada Rabu (13/11).

Luis Milla Batal Bertemu PSSI di Kuala LumpurLuis Milla ketika menangani Timnas Indonesia U-23. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
"Saya sudah informasikan PSSI kalau saya bisa datang ke Jakarta pada 22-24 November untuk bertemu dengan mereka," ucapnya.

[Gambas:Video CNN]
Sosok yang pernah membawa Timnas Indonesia meraih medali perunggu di SEA Games 2017 Malaysia itu juga mengaku sangat antusias untuk kembali datang ke Indonesia. Terutama untuk bertemu dan melatih Skuat Garuda.

"Tentu, saya sangat rindu Indonesia dan saya akan sangat senang bisa kembali dan mengerjakan proyek ini," jelasnya.

Luis Milla Batal Bertemu PSSI di Kuala Lumpur
Sebelumya, PSSI mengagendakan bertemu dengan calon kandidat pelatih Timnas Indonesia di Kuala Lumpur bertepatan dengan pertandingan Skuat Garuda melawan Malaysia di fase grup Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Selain Luis Milla, di waktu yang sama PSSI juga menjadwalkan pertemuan dengan Shin Tae-Yong, mantan pelatih Timnas Korea Selatan.

Kedua pelatih tersebut diutarakan menjadi kandidat pengganti Simon McMenemy yang diputus kontrak setelah pertandingan tandang Timnas Indonesia ke Malaysia. (TTF/jun)