Guardiola dan Lampard memiliki kesamaan sebagai manajer klub Inggris. Keduanya sama-sama gemar menggunakan dan mempromosikan pemain muda.
Di samping sering memainkan Oleksandr Zinchenko, Guardiola beberapa kali menggunakan tenaga gelandang 19 tahun Phil Foden. Selain itu eks pelatih Barcelona tersebut juga merekrut Rodri dari Atletico Madrid pada awal musim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski memiliki sejumlah kesamaan, nyatanya Guardiola dan Lampard tetap memiliki perbedaan. Jelang laga krusial nanti, Guardiola dan Lampard punya latar belakang yang berbeda. Pep tengah dalam sorotan lantaran Man City mulai mudah ditaklukkan di musim ini, sedangkan Lampard menemukan irama permainan mereka.
Man City menang telak 6-0 atas Chelsea di Etihad pada musim lalu. (REUTERS/Andrew Yates) |
Chelsea berevolusi dengan baik setelah kalah 0-4 dari Manchester United di laga perdana Liga Inggris. Usai partai itu, di lima pertandingan berikutnya Chelsea meraih tiga kemenangan dan sekali imbang.
Sentuhan Lampard cocok dengan skuat muda Chelsea di musim ini. Sekalipun, klub asal London itu tidak melakukan transfer di musim ini karena sanksi FIFA.
[Gambas:Video CNN]
Hukuman itu membuat Lampard berpikir keras dalam memperkuat skuatnya saat di awal musim. Pelatih 41 tahun tersebut akhirnya mempromosikan dua pemain akademi ke skuat senior, Mason Mount dan Reece James. Walaupun terkesan terpaksa menggunakan pemain muda, nyatanya perekrutan itu terbilang efektif.
Dalam 12 pertandingan Prmier League sejauh ini, Mount selalu tampil sebagai starter. Gelandang 20 tahun itu juga sudah mengoleksi empat gol dan memberikan dua assist.
Performa Chelsea di musim ini juga ditunjang dengan mengilapnya penampilan striker muda Tammy Abraham yang kembali dari masa peminjaman di Aston Villa. Total Abraham sudah mencetak 10 gol dari 12 pertandingan Liga Inggris dan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak sementara.
Chelsea bisa memberikan tekanan kepada Pep Guardiola. (AP Photo/Jon Super) |
Menempatkan Pulisic di sisi kiri, Abraham sebagai penyerang tunggal, dan Willian di sektor kanan membuat Chelsea memiliki lini serang ampuh. Ditambah dengan keberadaan N'Golo Kante yang kembali di posisi terbaiknya setelah lebih banyak ditempatkan Maurizio Sarri di sisi kanan.
Chelsea kini datang ke Manchester dengan kepercayaan diri yang tinggi. Sementara Man City perlu menguatkan mental mereka agar bisa bangkit usai kalah 1-3 dari rival utama di musim ini, Liverpool, di laga sebelumnya.
Man City benar-benr tengah bermasalah di musim ini. Yang utama adalah mulai rapuhnya lini belakang. Usai ditinggal Vincent Kompany di musim ini, lubang di pertahanan Man City jelas terlihat.
Tokoh utama di sektor ini sebenarnya sudah diambil alih Bernardo Silva, tetapi gelandang asal Portugal itu belum bisa tampil konsisten. Cedera panjang yang dialami Leroy Sane juga membuat alternatif serangan Guardiola sedikit. Imbasnya, pelatih asal Spanyol itu seringkali mengandalkan Sterling.
Manchester Biru juga punya pekerjaan rumah yang besar saat menghadapi Chelsea. Man City wajib menang di pertandingan ini jika masih ingin memiliki kesempatan juara Liga Inggris.
Chelsea sedang dalam performa bagus di Liga Inggris. (AP Photo/Frank Augstein) |
Kompetisi masih panjang, peluang Man City mempertahankan gelar juara Liga Inggris juga masih terbuka lebar. Tetapi, jika ingin menambah peluang tersebut, setidaknya Man City perlu berharap Liverpool sering tersandung di pekan-pekan berikutnya.
Tantangan Man City meraih kemenangan atas Chelsea kian berat lantaran cederanya beberapa pemain utama. Selain Sane, Aymeric Laporte dan Zinchenko juga akan absen karena cedera. Kiper utama Ederson Moraes masih diragukan setelah cedera di Liga Champions lawan Atalanta, sedangkan Bernardo Silva harus menjalani sanksi dari FA.
Tanpa sejumlah pemain-pemain di atas, Man City perlu waspada dengan Chelsea. City sudah membuktikan mereka tidak berdaya melawan Liverpool dengan absennya sejumlah pilar.
Dengan begitu, pertandingan melawan Chelsea tidak saja bisa jadi penentu bagi Man City untuk menjaga peluang juara Liga Inggris musim ini. Menang berarti masih ada kesempatan bersaing dengan Liverpool, sedangkan jika kalah maka Man City harus bersiap kehilangan trofi Liga Inggris. (ptr)
Man City menang telak 6-0 atas Chelsea di Etihad pada musim lalu. (REUTERS/Andrew Yates)
Chelsea bisa memberikan tekanan kepada Pep Guardiola. (AP Photo/Jon Super)
Chelsea sedang dalam performa bagus di Liga Inggris. (AP Photo/Frank Augstein)