Lahir di Semarang pada 10 Juni 1980, Bepe, begitu ia akrab disapa merupakan salah satu sosok legenda dalam dunia sepak bola Indonesia. Kelihaiannya dalam mencetak gol lewat sundulan menjadi catatan manis pemain yang juga pernah menjadi tulang punggung buat Timnas Indonesia.
Lihat juga:Bambang Pamungkas Resmi Pensiun |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang Pamungkas tetap bisa bersikap tegas ketika Persija gagal memenuhi kewajiban sebagai klub terhadap pemain. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha) |
Sebagian besar karier profesional Bepe dihabiskan bersama Persija Jakarta. Meski begitu, ia juga pernah tercatat menjadi bagian dari Selangor FA (2005-2007), Pelita Bandung Raya (2013-2014) serta NHC Norad.
Selama dua musim di Malaysia, Bepe mencetak 64 gol dalam sejumlah kompetisi yaitu Liga Primer Malaysia, Liga Super Malaysia, Piala FA Malaysia, Piala Malaysia, dan Piala AFC.
[Gambas:Video CNN]
Loyalitasnya buat Persija Jakarta juga tak perlu diragukan lagi. Bepe menjadi satu-satunya pemain di Skuat Macan Kemayoran saat ini yang pernah mencicipi dua gelar juara di kompetisi sepak bola Indonesia, yakni pada 2001 dan 2018.
Pahit-manis cerita bersama Persija juga menjadi bagian dari catatan perjalanan Bepe. Pada 2013, ketika tuntutan gaji pemain yang tertunggak oleh manajemen Persija tak bisa dituntaskan, Bepe memutuskan hijrah ke Pelita Bandung Raya selama semusim sebelum kembali ke Ibu Kota.
Seiring usianya yang terus bertambah, Bepe juga harus menerima kenyataan kalau dia lebih sering menjadi penghuni tetap bangku cadangan Persija. Sikap profesionalisme serta kepemimpinan yang ditunjukkannya membuatnya tetap menjadi panutan buat pemain lain. Menit bermain yang berkurang drastis tak menyurutkan rasa hormat pemain-pemain muda pada Bepe.
Bomber Timnas Indonesia
Kiprah Bepe juga mewarnai rentetan perjalanan prestasi Timnas Indonesia. Bepe sudah masuk Timnas Indonesia dari berbagai kelompok umur dan akhirnya melenggang jadi bomber tim senior selama bertahun-tahun.
Bepe dianggap sebagai pemain yang memiliki kemampuan sundulan yang luar biasa, juga ketajamannya saat berada di depan kotak penalti. Dari 86 caps yang telah dimainkan Bepe, ia sukses mencetak 38 gol buat Timnas Indonesia.
Bambang Pamungkas jadi salah satu bomber tersubur dalam sejarah timnas Indonesia. (AFP PHOTO / ADEK BERRY) |
Liga 1 2019 bergulir dan Bambang Pamungkas masih jadi salah satu anggota 'Macan Kemayoran'.
Namun menjelang akhir musim kompetisi 2019, kabar pensiun Bepe kembali terdengar. Pertandingan melawan Persebaya Surabaya yang menjadi laga kandang terakhir Persija musim ini di Stadion GBK, Selasa (17/12) menjadi penampilan terakhir Bepe di hadapan The Jakmania.
Bambang Pamungkas tetap bisa bersikap tegas ketika Persija gagal memenuhi kewajiban sebagai klub terhadap pemain. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
Bambang Pamungkas jadi salah satu bomber tersubur dalam sejarah timnas Indonesia. (AFP PHOTO / ADEK BERRY)