Dominasi Marquez di MotoGP memang sudah terlihat sejak pebalap asal Spanyol itu promosi pada 2013. Tapi, musim ini dominasi Marquez sudah kelewat batas karena pebalap Repsol Honda itu tidak memberi kesempatan rival untuk memberi perlawanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di awal musim Marquez juga terlihat kesulitan setelah Andrea Dovizioso meraih kemenangan di balapan perdana di MotoGP Qatar. Meski sempat meraih kemenangan di MotoGP Argentina, pebalap 26 tahun itu kemudian gagal finis di MotoGP Amerika Serikat yang biasanya menjadi 'rumah' Marquez.
Marc Marquez unggul 151 poin di MotoGP 2019. (PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP) |
Musim ini juga aneh karena Marquez mampu tampil cepat di sejumlah trek yang biasanya Honda kesulitan, seperti Mugello, Red Bull Ring dan Silverstone.
Rossi Tak Berdaya
MotoGP 2019 juga ditandai dengan keterpurukan Valentino Rossi bersama Yamaha. The Doctor mengalami musim terburuk bersama Yamaha dengan hanya mampu merebut 174 poin dan menduduki posisi tujuh klasemen akhir.
Rossi hanya meraih dua finis podium di MotoGP Argentina dan Amerika Serikat dan gagal naik podium pada paruh kedua musim. Pebalap 40 tahun itu bahkan dikalahkan pebalap rookie Fabio Quartararo di klasemen akhir MotoGP 2019.
[Gambas:Video CNN]
Hasil buruk di MotoGP 2019 membuat Rossi mempertimbangkan pensiun usai musim 2020. Juara dunia Grand Prix sembilan kali itu menganggap tidak ada gunanya melanjutkan karier jika kembali terpuruk di MotoGP 2020. Rossi akan mengambil keputusan pada paruh pertama musim 2020.
Musim ini juga akan selalu diingat sebagai musim terakhir Jorge Lorenzo, salah satu pebalap terhebat dalam sejarah MotoGP. Lorenzo memutuskan pensiun dari MotoGP setelah terpuruk bersama Repsol Honda.
MotoGP 2019 menjadi musim terburuk sepanjang karier Lorenzo. Pebalap asal Spanyol itu hanya berada di posisi 19 klasemen akhir dengan torehan 28 poin. Lorenzo bahkan tidak pernah finis di posisi sepuluh besar musim ini.
Cedera yang tidak kunjung pulih dan kesulitan beradaptasi dengan sepeda motor RC213V membuat Lorenzo memutuskan pensiun, mengakhiri kontrak lebih cepat dengan Honda.
Setidaknya ada dua pertanyaan yang muncul saat ini, pertama apakah Quartararo mampu mengakhiri dominasi Marquez dan kedua apakah Rossi akan pensiun dari MotoGP. (har)
Marc Marquez unggul 151 poin di MotoGP 2019. (PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)