Seto Didepak, Slemania Kirim Bunga Dukacita ke Manajemen PSS

CNN Indonesia | Kamis, 16/01/2020 17:00 WIB
Kelompok suporter PSS Sleman, Slemania, mengirim karangan bunga dukacita sebagai bentuk kekecewaan kepada manajemen klub yang mendepak Seto Nurdiantoro. Seto Nurdiantoro (kedua dari kanan) sudah tidak menjabar sebagai pelatih PSS Sleman. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kelompok suporter PSS Sleman, Slemania, mengirim karangan bunga dukacita sebagai bentuk kekecewaan kepada manajemen klub yang mendepak Seto Nurdiantoro.

Presidium Slemania, Asep Handi Kurniawan, mengaku kecewa dengan keputusan manajemen PSS. Sebab, Seto dianggap sukses membawa Elang Jawa jadi klub yang disegani di Liga 1 2019.

"Kami sangat terkejut sekali. Setelah komunikasi manajemen dengan Coach Seto kok tiba-tiba malah di depak. Kami kecewa dengan manajemen atas keputusan itu," kata Asep kepada CNNIndonesia.com, Kamis (16/1).


Sebagai bentuk kekecewaan, Slemania mengirimkan karangan bunga ke Kantor PT PSS (Putra Sleman Sembada). Selain itu, ada juga spanduk bertuliskan kritik 'In Seto We Trust' dengan taburan bunga berwarna merah di bawahnya.

Asep menyebut bakal membuat gebrakan lebih besar lagi jika manajemen PSS tidak mau mendengarkan saran dan keinginan suporter.

Seto Didepak, Slemania Kirim Bunga Dukacita ke Manajemen PSSPSS menjadi salah satu kesebelasan yang tampil cukup konsisten pada Liga 1 2020. (ANTARA FOTO/Moch Asim)
"Tadi malam kami sudah buat gebrakan. Kami kirim banner bertuliskan 'In Seto We Trust', kami juga kasih karangan bunga sebagai bentuk kekecewaan Slemania. Harapan teman-teman adalah Seto tetap jadi pelatih di PSS," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa kontrak Seto sebagai pelatih PSS Sleman tidak diperpanjang. Posisinya bakal digantikan Eduardo Perez, pelatih asal Spanyol yang pernah menjadi asisten Luis Milla di Timnas Indonesia.

Manajemen klub tak mengabulkan permintaan kenaikan gaji sebesar 50 persen yang diajukan Seto. Pihak klub hanya bisa meningkatkan 30 persen gaji sang pelatih.

[Gambas:Video CNN]
Seto belum memberikan jawaban terhadap tawaran dari klub. Namun, petinggi klub malah menunjuk Eduardo sebagai pelatih anyar.

"Kami [suporter, Slemania] akan tetap mengupayakan Coach Seto kembali ke PSS. Kalau tidak bisa ya mau bagaimana lagi, yang jelas kalau pakai pelatih asing jangan sampai di tengah jalan kontraknya terputus lalu ganti pelatih. Benar dia mantan asisten Luis Milla, tapi kualitasnya kami belum tahu," jelas Asep.

Sebelumnya, kelompok suporter lainnya Brigata Curva Sud (BCS) juga membuat gerakan masif di media sosial. Tagar #BCSMelawan menggema di Twitter.

Seto Didepak, Slemania Kirim Bunga Dukacita ke Manajemen PSS

Seto mengapresiasi gerakan yabng dilakukan suporter PSS Sleman. Namun, ia tetap menghormati keputusan yang telah diambil klub.

"Saya apresiasi bentuk solidaritas para suporter PSS termasuk BCS, kepada saya. Tapi saya berpesan, berjuanglah demi kemajuan PSS, bukan demi saya."

"Soal saya tidak lagi di PSS, ini adalah hal biasa dalam dinamika sepak bola," ujar Seto Nurdiantoro.

CNNIndonesia.com telah mencoba mengkonfirmasi kebenaran Eduardo Perez sebagai pelatih PSS Sleman saat ini. Namun, Edu masih enggan untuk berkomentar.

"Saya akan bicara nanti," ucap Edu singkat kepada CNNIndonesia.com. (TTF/jun)