Duel Murid Mourinho dan Guardiola di Laga Chelsea vs Arsenal

CNN Indonesia | Selasa, 21/01/2020 07:19 WIB
Duel Murid Mourinho dan Guardiola di Laga Chelsea vs Arsenal Duel Chelsea vs Arsenal akan mempertemukan murid Jose Mourinho dan Pep Guardiola. (AP Photo/Ian Walton)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bentrok Chelsea melawan Arsenal pada pekan ke-24 Liga Inggris akan mempertemukan murid Jose Mourinho dan Pep Guardiola.

Chelsea sejak awal musim ini diarsiteki Frank Lampard. Legenda The Blues itu mengemban jabatan sebagai pelatih menggantikan Maurizio Sarri yang pindah ke Juventus.

Sosok Lampard sendiri sangat lekat dengan Mourinho yang pernah dua periode berbeda menangani The Blues. Mourinho jadi aktor sukses tim London Barat meraih dua gelar Liga Primer musim 2004/2005 dan 2005/2006.


Dalam sukses tersebut, Mourinho mengandalkan Lampard sebagai motor serangan tim. Pria asal Inggris itu memegang peran penting di lini tengah Chelsea yang bertabur bintang seiring kehadiran Roman Abramovich sebagai pemilik klub.

Duel Murid Mourinho dan Guardiola di Laga Chelsea vs ArsenalFrank Lampard pernah jadi andalan Jose Mourinho di Chelsea. (AP Photo/Ian Walton)
Lampard jadi pemain asli Inggris selain John Terry yang sulit digeser posisinya oleh pemain lain di tim inti.

Setelah gantung sepatu, Lampard lantas menekuni karier sebagai pelatih dengan menangani Derby County di pentas Championship musim lalu. The Rams berhasil dibawa Lampard hingga babak final play-off meski harus mengakui keunggulan Aston Villa.
[Gambas:Video CNN]
Menariknya, Mourinho dan Lampard punya filosofi sepak bola yang berbeda. Mourinho dikenal sebagai pelatih dengan taktis pragmatis sedangkan Lampard senang dengan permainan menyerang.

Di sisi lain, Arteta baru saja ditunjuk sebagai pelatih Arsenal pada 20 Desember 2019 untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Unai Emery. Ia dikontrak hingga Juni 2023.

Duel Murid Mourinho dan Guardiola di Laga Chelsea vs Arsenal
Sebelum dipercaya menangani Arsenal, Arteta bertugas sebagai tangan kanan Guardiola sejak 2016. Kerja sama dua pelatih yang sama-sama jebolan akademi Barcelona itu berujung dua gelar Liga Inggris musim 2017/2018 dan 2018/2019.

Selain itu, Arteta turut andil atas satu gelar Piala FA, dua gelar Piala Liga Inggris, dan dua trofi Community Shield yang diraih The Citizens.

Sama seperti Guardiola, Arteta juga tipikal pelatih yang menyukai sepak bola ofensif. Strategi itu pula yang dipakai mantan pemain Everton saat menukangi Mesut Ozil dkk. (jal/ptr)