Indonesia Antisipasi Virus Corona di Olimpiade 2020

CNN Indonesia | Rabu, 29/01/2020 00:55 WIB
Indonesia Antisipasi Virus Corona di Olimpiade 2020 Olimpiade Tokyo 2020 akan berlangsung Juli-Agustus 2020. (AP Photo/Jae C. Hong)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari, akan menyurati International Olympic Committee (IOC) terkait dampak virus corona terhadap penyelenggaraan Olimpiade 2020.

Jelang pesta olahraga musim panas yang akan digelar mulai 24 Juli sampai 9 Agustus 2020, Jepang masuk dalam negara terdampak virus corona.

Sementara China yang merupakan negara dengan kontingen terbesar di Olimpiade merupakan negara asal virus tersebut.


"Kami akan bersurat ke IOC, kira-kira dalam suratnya kami akan mengatakan bahwa kami mendapatkan banyak pertanyaan soal virus corona terkait Olimpiade dan kualifikasi menuju Olimpiade 2020. Jadi kami mau tahu saran dari IOC seperti apa sehingga nanti kami akan menjalankan sesuai dengan arahan dari IOC," ucap Okto di Kantor NOC Indonesia, Selasa (28/1).

Atlet-atlet Indonesia mempersiapkan diri untuk tampil di Olimpiade 2020. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Sampai saat ini, Okto mengatakan belum berkomunikasi dengan komite olimpiade dari negara-negara lain terkait wabah virus corona menjelang Olimpiade 2020.

Lebih lanjut, Okto juga akan berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan supaya bisa memberikan rekomendasi kepada para atlet yang memiliki rencana untuk datang ke China untuk mengikuti ajang pra kualifikasi Olimpiade yang sampai saat ini masih terus berlangsung.

[Gambas:Video CNN]

"Kami akan minta rekomendasi dari Kementerian Kesehatan terkait dengan virus corona. Kenapa? karena rekomendasi itu penting sebagai dasar untuk mengetahui langkah-langkah apa yang harus diambil para atlet yang akan melakukan kualifikasi Olimpiade ke negara-negara yang terdapat wabah virus corona tersebut."

"Kalau ada yang berangkat [ke luar negeri] tanpa rekomendasi ya sepenuhnya jadi tanggung jawab masing masing cabor. Karena faktanya sampai hari ini masih banyak juga pesawat yang datang atau pergi ke China atau negara yang kena wabah itu," jelasnya.



Sementara itu, Morinari Watanabe yang juga menjadi member IOC sekaligus anggota task force Olimpiade 2020 Tokyo mengatakan wabah virus corona tidak akan mengganggu gelaran ajang multievent empat tahunan tersebut.

"Biasanya virus ini datang saat musim dingin dan akan hilang saat musim panas. Hal ini normal, namun tentunya kasus yang terjadi saat ini pastinya panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 akan mengutamakan keselamatan atlet," ujar Watanabe dalam kunjungannya ke Indonesia. (TTF/nva)