Wilder Sebut Tyson Fury Curang dan Wasit Tak Adil

CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 11:21 WIB
Deontay Wilder mengkritik kepemimpinan wasit Kenny Bayless dan menyebut Tyson Fury curang saat kehilangan gelar WBC. Deontay Wilder kecewa dengan kepemimpinan wasit. (Mark RALSTON / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Deontay Wilder mengungkapkan ia mengalami sejumlah ketidakadilan dalam pertarungan melawan Tyson Fury pada perebutan gelar juara dunia tinju kelas WBC.

Duel Wilder lawan Tyson Fury dipimpin Kenny Bayless, salah satu wasit papan atas dengan jam terbang tinggi. Namun Wilder menganggap Bayless tidak memimpin pertandingan dengan baik.

"Saya tak mengerti beberapa hal yang dilakukan oleh Bayless. Dia datang, melihat ke mata saya dan berkata bahwa dia akan mendiskualifikasi saya atau melakukan pengurangan dua poin bila saya melakukan rabbit punches [pukulan ke bagian belakang kepala] atau memukul setelah ronde berakhir."


"Namun saya menduga bahwa peraturan tersebut hanya berlaku pada saya karena lawan saya melakukan hal tersebut sepanjang pertandingan," ujar Wilder seperti dikutip dari ABC News.

Tyson Fury disebut melakukan sejumlah tindakan tak sportif.Tyson Fury disebut melakukan sejumlah tindakan tak sportif.  (AP Photo/Isaac Brekken)
Wilder menyebut ia juga mendapat perlakuan yang kurang sportif dari Tyson Fury.

"Saya mendapat kuncian di leher dan kepala belakang. Fury juga menyikut. Bayless menghukum pengurangan satu poin kepada Fury namun itu sudah terlalu telat."

"Dalam momen itu, Fury sudah tak peduli dengan pengurangan poin. Saya tak tahu apa yang terjadi dengan Bayless. Saya kehilangan kata-kata. Saya pikir dia seharusnya ada di sini untuk melindungi kami," tutur Wilder.

Wilder Ungkap Kecurangan Tyson Fury dan Ketidakadilan Wasit
Wilder kalah TKO di ronde ketujuh setelah Mark Breland yang ada di sudut Wilder memutuskan melempar handuk tanda menyerah. Breland melempar handuk setelah melihat Wilder mendapat serangan beruntun Tyson Fury di sudut ring.

[Gambas:Video CNN] (ptr/har)