Berbeda dengan saat ini, dunia olahraga tidak sepenuhnya berhenti di tengah wabah pascaperang Dunia I tersebut. Namun, itu jadi pelajaran mahal bagi dunia olahraga dalam menyikapi pendahulu virus corona: flu Spanyol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu faktor penyebabnya karena pandemi yang kini dikenal sebagai influenza tersebut sama sekali belum ditemukan penanganan medis yang tepat kala merebak kali pertama di dunia.
Ilustrasi Barcelona di Liga Champions. (AP Photo/Antonio Calanni) |
Meski demikian, tak seperti darurat virus corona, wabah flu Spanyol saat itu tidak serta-merta menghentikan total dunia olahraga. Di antaranya ajang paling bergengsi di Amerika Serikat itu Liga Bisbol Amerika (MLB) dan Sepak Bola Amerika (NFL) tetap berlangsung.
Lihat juga:Coutinho dan Teori Bielsa |
Situasinya disebut mengerikan kala itu. Pasalnya, petugas kota harus mengangkut sejumlah mayat yang terkapar di jalanan karena flu itu.
![]() |
Salah satu yang meninggal adalah legenda sepak bola Amerika, William Robinson.
Kerumunan di setiap ajang tersebut menjadi 'super-spreader' penularan flu yang masih mematikan waktu itu. Alhasil, gelaran MLB termasuk NFL pada 1918 dipersingkat.
Laga Chelsea vs MU di Liga Inggris. (AP Photo/Ian Walton) |
Jumlah penonton terbesar laga Chelsea tersebut pada final Piala Kemenangan 1919 melawan Fulham di Selhurst Park. Saat itu Chelsea menang 4-0 atas lawannya. Laga itu disaksikan hingga 36 ribu fan.
Padahal, pemain Chelsea kala itu Tom Logan dan Harry Ford dilaporkan terinfeksi influenza. Keduanya pulih pada Desember. Berbeda dengan Logan dan Ford, mantan pemain The Blues, Angus Douglas meninggal karena pandemi tersebut.
Penduduk dunia sekarang pun belajar dari pandemi maut pada 1918-1920 ketika virus corona merebak. Semua ajang olahraga level dunia ditunda sementara.
Bahkan ajang terbesar seperti Olimpiade 2020 di Tokyo terpaksa diundur menjadi tahun depan. Korban meninggal disebabkan oleh virus corona memang jauh tak sebanyak flu Spanyol. Hanya puluhan ribu.
Namun, ajang olahraga terpaksa dihentikan sementara karena tak ingin mengulang tragedi 102 tahun silam. (bac/jun)
Ilustrasi Barcelona di Liga Champions. (AP Photo/Antonio Calanni)
Laga Chelsea vs MU di Liga Inggris. (AP Photo/Ian Walton)