UEFA Peringatkan Liga Inggris untuk Tidak Hentikan Kompetisi

CNN Indonesia | Jumat, 03/04/2020 16:22 WIB
UEFA Peringatkan Liga Inggris untuk Tidak Hentikan Kompetisi Liga Inggris diminta tidak berhenti di tengah jalan. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan sepak bola Eropa, UEFA, memperingatkan Liga Inggris dan liga-liga Eropa lainnya untuk tidak menghentikan kompetisi mereka di tengah jalan karena pandemi virus corona.

Liga Inggris sendiri saat ini sedang dalam masa penangguhan hingga 30 April mendatang. Rencananya, presiden-presiden klub Liga Inggris akan menggelar rapat pada Jumat (3/4) waktu setempat guna membahas kelanjutan kompetisi Premier League musim ini di tengah wabah Covid-19.

Namun, sebelum rapat tersebut dilangsungkan, UEFA, Asosiasi Klub Eropa (ECA) dan Liga Eropa bergerak cepat dengan mengirimkan surat kepada 55 anggota asosiasi, termasuk pihak klub dan liga.


Dalam surat tersebut UEFA meminta kepada semua pihak untuk bisa sejalan berjuang melawan isu-isu yang muncul di tengah kondisi saat ini.

UEFA Peringatkan Liga Inggris untuk Tidak Hentikan Kompetisi
"Kami yakin bahwa sepak bola bisa dimulai kembali dalam beberapa bulan mendatang, dengan kondisi yang akan ditentukan oleh pihak berwenang, dan yakin bahwa setiap keputusan menghentikan kompetisi domestik, pada tahap ini, prematur dan tidak dibenarkan," demikian bunyi pernyataan surat UEFA tersebut dikutip dari Mirror.

[Gambas:Video CNN]

Selain ditandatangani Presiden UEFA Aleksander Ceferin, surat itu juga disetujui Ketua ECA Andrea Agnelli serta Presiden Liga Eropa Lars-Christer Olsson.

Surat UEFA itu merupakan respons dari rekomendasi dewan direktur Liga Pro Jupiler Belgia yang ingin membatalkan kompetisi mereka di musim ini usai konferensi jarak jauh pada Rabu (1/4).

UEFA Peringatkan Liga Inggris untuk Tidak Hentikan Kompetisi
Liga Pro Jupiler sendiri saat ini sudah dihentikan dengan Club Brugge menjadi juara musim ini. Liga Belgia dihentikan dengan menyisakan satu pertandingan di putaran reguler.

Brugge juara musim ini setelah unggul 20 poin atas Gent yang berada di peringkat kedua. Kondisi itu membuat Brugge jadi klub pertama yang dinyatakan juara di tengah situasi darurat corona.

Diklaim UEFA, penghentian kompetisi di tengah jalan bisa memunculkan masalah di masa depan, salah satunya partisipasi di turnamen antarklub Eropa.

"Karena partisipasi dalam kompetisi klub UEFA ditentukan oleh hasil olahraga yang dicapai pada akhir kompetisi domestik penuh, pemutusan prematur akan menimbulkan keraguan tentang pemenuhan kondisi seperti itu," UEFA menegaskan. (sry/bac)