Manfaat Bersepeda di Tengah WFH dan PSBB

CNN Indonesia | Rabu, 15/04/2020 20:17 WIB
Ilustrasi sepeda Ilustrasi sepeda. (SplitShire)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bersepeda menjadi salah satu olahraga yang bisa dilakukan selama menjalani Work From Home (WFH) dalam kondisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai pencegahan penyebaran Covid-19.

Melakukan olahraga menjadi aktivitas penting selama PSBB atau WFH. Minim aktivitas gerak fisik dan pola makan yang berlebih bisa menyebabkan penyakit dalam tubuh, mulai dari kolesterol, diabetes, obesitas sampai hipertensi dan jantung.

Sebab itu bersepeda yang termasuk kategori olahraga dengan intensitas rendah-sedang masih bisa dilakukan di area komplek perumahan.


Sebelum bersepeda keluar rumah, Anda harus memastikan punya kondisi tubuh yang sehat. Selain itu imbauan social distancing juga tetap dilakukan sebagai bentuk antisipasi.

"Kalau kita bersepeda iring-iringan dalam satu jalur, sebenarnya jaga jarak itu tergantung kecepatan. Tapi amannya 20 meter jarak dalam satu jalur. Lebih aman lagi kalau kita berolahraga sendiri tidak usah janjian dengan teman di luar untuk social distancing," kata dr. Andhika Raspati, Dokter Timnas Balap Sepeda Indonesia kepada CNNIndonesia.com.

Manfaat Bersepeda di Tengah WFH dan PSBB
"Begitu juga dengan penggunaan masker. Jika saat bersepeda menggunakan masker membuat kita tidak nyaman bernapas, masker boleh tidak digunakan karena itu akan menimbulkan efek yang lebih berbahaya. Asalkan tetap jalankan social distancing," ujarnya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika Serikat atau CDC mengatakan penggunaan masker lebih dianjurkan untuk orang yang melakukan interaksi sosial. Menurut dr. Andhika berolahraga bisa menjadi pengecualian karena dapat dilakukan sendiri.

"Tapi ingat, walaupun tidak pakai masker kita juga tetap harus mengutamakan social distancing. Jaga jarak aman, tidak berinteraksi dengan orang lain saat bersepeda," ujarnya.

Sepeda merupakan salah satu latihan cardio yang utamanya melatih kebugaran jantung dan paru-paru. Bersepeda sangat dianjurkan untuk orang-orang yang ingin menjaga atau menurunkan berat badan yang naik akibat WFH.

Bersepeda disebut dr. Andhika sebagai olahraga yang low impact atau minim hentakan sehingga cocok untuk orang yang mengalami obesitas karena minim efek samping ke anggota tubuh bagian bawah seperti lutut dan engkel.

[Gambas:Video CNN]
Terlebih latihan fisik seperti bersepeda juga bisa menjaga keseimbangan hormon di otak seperti endorfin dan dopamin yang dapat membuat mood menjadi stabil.

"Karena orang-orang yang WFH itu kan stress, depresi karena di rumah saja. Jadi kalau melakukan latihan fisik seperti bersepeda muncul hormon dan zat-zat yang bisa menimbulkan rasa senang," ucapnya.

Bekerja dari rumah juga membuat aktivitas lebih banyak duduk dan rebahan. Hal itu menimbulkan otot tegang sampai berisiko cedera sehingga kita harus tetap aktif bergerak.

Meski begitu olahraga untuk menjaga tubuh tetap aktif tidak bisa dilakukan dalam waktu yang terlalu lama. Sebab, olahraga yang terlalu lama bisa membuat tubuh lelah dan membuat imun menjadi menurun sehingga kita lebih gampang tertular penyakit.

Penelitian mengatakan olahraga dalam waktu panjang bisa merusak imunitas tubuh. Latihan fisik yang bagus buat meningkatkan imunitas tubuh dilakukan selama 30-45 menit atau maksimal 60 menit dengan intensitas yang tidak terlalu berat.

Jadi, selamat bersepeda (TTF/har)