Eko Yuli Irawan Bingung Tentukan Lokasi Salat Id

CNN Indonesia | Sabtu, 23/05/2020 10:55 WIB
Lifter andalan Indonesia Eko Yuli Irawan berhasil merebut medali emas kelima Indonesia di Asian Games 2018 setelah menjadi juara di kelas 62 kilogram putra yang berlangsung di JIExpo, Kemayoran, Selasa (21/8). Eko meraih medali emas dengan total angkatan 311 kilogram. Atlet 29 tahun itu mencatatkan angkat snatch 141 kilogram. Sedangkan untuk angkatan clean and jerk, Eko berhasil melakukan angkatan seberat 170 kilogram.CNNIndonesia/Safir Makki Eko Yuli Irawan. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lifter nasional Eko Yuli Irawan bingung menyusul imbauan pelaksanaan salat Idul Fitri di tengah pandemi virus corona di Indonesia.

Eko biasa menjalankan salat id di masjid dekat rumah bersama keluarga. Namun, di tengah kondisi pandemi Covid-19, pemerintah meminta masyarakat untuk salat Id di rumah demi mencegah penyebaran virus corona.

"Ini masih bingung salat id bagaimana, apa sama keluarga apa bagaimana. Katanya dibolehkan kalau daerah zona hijau, yang penting jaga-jaga. Tinggal lihat di sini saja nanti statusnya seperti apa."


"Atau kalau mau cari aman di rumah saja. Nanti imamnya cari yang lebih tua. Paling bapak mertua saya yang jadi imam. Tapi tidak ada yang khutbah," ungkap Eko kepada CNNIndonesia.com.

Selain itu Eko sejak awal mengaku memutuskan untuk tidak mudik ke kampung halaman di Metro, Lampung. Hal itu dikarenakan semula tahun ini lifter 30 tahun itu berangkat mewakili Indonesia di Olimpiade 2020 Tokyo.

Namun, pandemi virus corona membuat Olimpiade 2020 ditunda ke 2021. Kini, Eko hanya bisa menikmati latihan di rumahnya di kawasan Bekasi dan melalukan video call dengan orang tua di Lampung secara intensif.

[Gambas:Video CNN]
"Tahun ini memang jadwalnya tidak mudik karena ada Olimpiade. Tapi Olimpiade juga ditunda karena pandemi, ya sudah tetap di sini saja tidak masalah. Cuma biasanya kalau tidak mudik pas lebaran, beberapa hari puasa saya sempatkan pulang dulu untuk mengganti yang lebaran tidak pulang," ujar Eko.

Eko tidak masalah dengan adanya imbauan tidak salat id di masjid dan larangan pulang kampung selama pandemi. Peraih medali perak Olimpiade 2016 Rio de Janeiro itu sadar larangan tersebut untuk kebaikan bersama.

"Paham kondisi seperti sekarang ini tidak bisa ke mana-mana, walau ada perasaan sedih tidak bisa kumpul-kumpul, tapi ini untuk kebaikan bersama. Jangan anggap remeh," ujar Eko. (TTF/har)