Klub Liga 1 Bersyukur Tes PCR Ditanggung Pemerintah

CNN Indonesia | Jumat, 24/07/2020 01:27 WIB
Klub-klub Liga 1 bersyukur tak perlu mengeluarkan dana besar untuk menjalani tes PCR selama kompetisi musim 2020 digulirkan kembali. Liga 1 2020 terhenti pada Maret. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Klub-klub Liga 1 2020 mengaku bersyukur pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 menanggung tes Polymerase Chain Reaction (PCR) sebagai protokol wajib penyelenggaraan kembali kompetisi.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono kepada CNNIndonesia.com, Kamis (23/7), mengapresiasi langkah Satgas Covid-19 yang mendukung kelanjutan Liga 1.

"Kami sangat berterima kasih apabila tes PCR difasilitasi Satgas. Kami harus mensyukuri bahwa PSSI berinisiatif untuk memfasilitasi tes PCR ini, bahwa tes PCR ini adalah salah satu cara untuk menjalankan protokol kesehatan," kata Teddy melalui pesan singkat.


Senada, Manager Tim Arema FC Ruddy Widodo juga bersyukur dengan fasilitas tes PCR yang diberikan pemerintah kepada PSSI. Ia berharap tes PCR menjadi awal mula kelancaran lanjutan Liga 1 2020 di tengah pandemi Covid-19 yang rencananya dilaksanakan Oktober.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Selanjutnya Arema, lanjut Ruddy, juga bakal menggelar Rapid Tes sebagai awal proses sebelum pemain berkumpul untuk kembali memulai latihan.

"Insya Allah tanggal 28 [Juli] kami akan menggelar rapid tes gelombang kedua. Lalu tanggal 3 Agustus dimulai latihan bersama secara tertutup," ucap Ruddy.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule menyebut Satgas Penanganan Covid-19 bakal menanggung semua biaya yang dikeluarkan untuk tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk seluruh tim Liga 1 dan Liga 2.

"Ada hal yang sangat menggembirakan. Ketua Satgas Covid-19 nanti akan memberikan tes swab kepada kami. Ini suatu hal yang menggembirakan federasi [PSSI]," ucap Iwan Bule, Rabu (22/7).

[Gambas:Video CNN]

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Utama operator kompetisi PT. Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita menjelaskan teknis bantuan akan diperjelas dalam beberapa hari ke depan.

"Termasuk bagaimana prosedur dan syarat-syarat lainnya. Kami diberikan fasilitas karena dalam pelaksanaannya harus sesuai dengan standar dari Satgas," ucap Hadian Lukita kepada CNNIndonesia.com, Rabu (22/7) malam.

Lebih lanjut Hadian Lukita menjelaskan yang akan mendapatkan fasilitas tes swab adalah seluruh pemain di Liga 1 dan Liga 2 beserta ofisial tim.

"Nantinya tes PCR yang difasilitasi akan dilakukan secara berkala selama 14 hari sekali selama liga berjalan," sebut Hadian Lukita.

(nva/jun)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK