Tiga Lawan Timnas Indonesia U-19 di Piala Asia

CNN Indonesia | Sabtu, 05/09/2020 09:12 WIB
Berikut profil singkat tiga calon lawan Timnas Indonesia U-19 di Piala Asia U-19 2020. Timnas Indonesia U-19 akan tampil di Piala Asia U-19 2020, 14-31 Oktober. (Dok.PSSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Indonesia U-19 akan menghadapi ujian sebenarnya di Piala Asia U-19 2020, 14-31 Oktober mendatang. Skuad asuhan Shin Tae Yong akan menjajal kekuatan lawan-lawan yang di atas kertas lebih baik.

Tim Garuda Muda tergabung di Grup A pada turnamen edisi ke-41 ini. David Maulana dkk tergabung dengan Kamboja, Iran, dan Uzbekistan.

Di luar Kamboja, Iran dan Uzbekistan bukan lawan yang bisa diremehkan. Kedua tim ini sama-sama memiliki fondasi pemain muda yang tergolong kuat.


Berikut profil singkat tiga calon lawan Timnas Indonesia U-19 di Piala Asia U-19 2020.

1. Kamboja

Kamboja kembali merasakan atmosfer putaran final Piala Asia U-19 setelah menanti begitu lama. Kamboja terakhir kali berpartisipasi di ajang ini tahun 1974 atau 46 tahun silam.

Kamboja memastikan tiket ke putaran final berkat penampilan mengesankan di babak kualifikasi. Tergabung dengan lawan kuat Malaysia dan Thailand, Kamboja mengakhiri kualifikasi di posisi kedua.

Kamboja memberikan perlawanan sengit kontra Malaysia dan hanya kalah tipis 4-5. Saat menghadapi Thailand, anak asuh Koji Gyotoku di luar dugaan menang 2-1.

Latihan Perdana Timnas Indonesia U-19 di KroasiaTimnas Indonesia U-19 akan menghadapi Kamboja pada laga perdana Piala Asia U-19 2020. (dok. PSSI)

Kamboja pun bisa lolos lewat jalur lima runner up terbaik. Kamboja lolos lewat jalur yang sama dengan Laos, Vietnam, Yaman, dan Uzbekistan.

Ketangguhan Kamboja di fase kualifikasi patut diwaspadai Timnas Indonesia. Apalagi, Kamboja diasuh Gyotoku yang tergolong pelatih kenyang pengalaman.

Gyotoku semasa aktif jadi pemain pernah merasakan atmosfer kompetisi di tanah Jerman. Ia juga tercatat pernah menangani timnas Nepal dan Bhutan.

2. Iran

Iran merupakan salah satu tim kuat di kawasan Asia. Hal itu dibuktikan dengan empat kali jadi yang terbaik di Piala Asia U-19.

Di fase kualifikasi, Iran begitu superior saat menghadapi Kirgistan, Uni Emirat Arab, dan Nepal. Team Melli Javanan menyapu bersih tiga kemenangan untuk keluar sebagai juara grup dengan mencetak sembilan gol dan tanpa kebobolan.

Iran bermaterikan pemain-pemain yang seluruhnya memperkuat klub lokal. Tim yang sudah 21 kali berpartisipasi di Piala Asia U-19 2020 itu juga ditangani pelatih kenyang pengalaman Parviz Mazloumi.

Mazloumi pernah dipercaya menukangi Iran B tahun 2007. Di bawah asuhannya, Iran B keluar sebagai juara West Asian Football Federation Championship.

Kendati demikian, Timnas Indonesia U-19 tetap harus percaya diri. Dalam dua pertemuan terakhir lawan Iran, Tim Garuda Muda sekali menang dan satu kali menelan kekalahan

3. Uzbekistan

Uzbekistan belum pernah mengangkat trofi di turnamen kelompok umur ini. Prestasi terbaik tim berjuluk White Wolves hanya finis sebagai runner up tahun 2008.

Banner gif video highlights MotoGP

Rapor tak mengesankan ini sepertinya yang membuat Uzbekistan melakukan persiapan dengan serius. Apalagi, tim arahan Timur Kapadze akan bertindak sebagai tuan rumah.

Uzbekistan sudah menggeber persiapan pada Januari lalu. Uzbekistan juga sudah melakoni lima laga uji coba hingga Februari saat menggelar pemusatan latihan di Turki.

Hasilnya terbilang mengecewakan karena Uzbekistan menelan tiga kekalahan, satu imbang, dan satu kali menang. Satu-satunya kemenangan diraih atas tim asal Denmark Esbyerg U-19 dengan skor 3-1.

Setelah itu, Uzbekistan kembali menggelar pemustan latihan pada medio Juni-Juli. Dua TC yang sudah dilakukan Uzbekistan ini menjadi bukti keseriusan tuan rumah untuk mengangkat trofi untuk pertama kalinya di Piala Asia U-19 2020.

(jal/ptr)

[Gambas:Video CNN]