ANALISIS

Menunggu Reaksi Man City Usai Liverpool Pincang

Surya Sumirat, CNN Indonesia | Selasa, 17/11/2020 08:29 WIB
Manchester City masih menjadi salah satu kandidat juara Liga Inggris. Kini waktunya Man City bereaksi usai Liverpool pincang karena cedera. Man City memiliki jadwal Liga Inggris yang relatif lebih mudah. (AP/Shaun Botterill)
Jakarta, CNN Indonesia --

Manchester City masih menjadi salah satu kandidat juara Liga Inggris musim ini. Badai cedera yang dialami Liverpool, bisa dimanfaatkan Man City dengan langsung tancap gas.

Juara bertahan Liverpool secara beruntun dihantam badai cedera. Dimulai dengan Virgil van Dijk yang harus absen panjang karena cedera lutut, Trent Alexander-Arnold, Joe Gomez, hingga Andy Robertson secara beruntun menyusul naik meja perawatan.

Penderitaan Liverpool tidak berhenti di situ. Pemain dari posisi lain mengikuti rekan mereka di lini belakang untuk menepi dari pertandingan The Reds.


Yang terbaru, kapten Jordan Henderson juga cedera ketika timnas Inggris menghadapi Belgia di UEFA Nations League, Minggu (15/11). Nahasnya, Inggris kalah 0-2 dari Belgia.

Sebelum Henderson, Mohamed Salah dan Thiago Alcantara dinyatakan positif virus corona, pemain serbabisa Fabinho serta winger Alex Oxlade-Chamberlain cedera.

Tim asuhan Jurgen Klopp itu kini keropos di semua lini, kecuali posisi penjaga gawang. Dengan kondisi pincang, lari Liverpool dalam perebutan gelar juara Liga Inggris bisa terhambat.

Menurut data Transfermarkt, dari daftar pemain-pemain Liverpool di atas, hanya Thiago dan Fabinho yang sudah bisa dimainkan usai jeda internasional. 

Sedangkan Alexander-Arnold, Van Dijk, hingga Joe Gomez harus absen sampai Desember bahkan tahun depan. Hanya Robertson dan Henderson yang lama cederanya belum jelas.

[Gambas:Video CNN]

Situasi ini penting untuk Man City dan perlu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, tanpa mengesampingkan pesaing lain seperti Leicester City dan Tottenham Hotspur. Dengan catatan, jika tim asuhan Pep Guardiola itu masih bernafsu mengangkat trofi Premier League di musim ini.

Liverpool akan kembali bermain pada Minggu (23/11) dini hari waktu Indonesia, melawan pemuncak klasemen sementara Liga Inggris, Leicester City. Pertandingan itu tidak akan mudah untuk The Reds, terlebih lagi dengan sejumlah pemain utama yang harus absen.

Dengan performa Leicester yang sedang bagus, tuan rumah Liverpool berpotensi kehilangan tiga poin meski bermain di Anfield.

Pemain-pemain tersisa yang dimiliki Klopp seperti James Milner, Joel Matip, hingga Naby Keita tidak memiliki kualitas yang sepadan dengan mereka yang sedang menepi. Sejumlah pemain muda The Reds juga belum menunjukkan kualitasnya. Dalam situasi ini, kedalaman skuad Liverpool terancam.

Manchester City's Bernardo Silva, left, and Liverpool's Diogo Jota embrace each other at the end of the English Premier League soccer match between Manchester City and Liverpool at the Etihad stadium in Manchester, England, Sunday, Nov. 8, 2020. (Clive Brunskill/Pool via AP)Man City perlu bangkit untuk bisa kembali bersaing dengan Liverpool. (AP/Clive Brunskill)

Di sisi lain, Man City memiliki nasib yang lebih beruntung. Hanya Sergio Aguero dan Nathan Ake yang cedera.

The Citizens hanya perlu menjaga konsistensi meraih kemenangan dan mengurangi bermain imbang apalagi kalah di Premier League jika ingin kembali bersaing dengan Liverpool. Karena Man City memiliki skuad yang lebih baik dibanding Liverpool, untuk saat ini.

Sejauh ini, Man City hanya tertinggal 5 poin dari Liverpool. Jarak yang tidak jauh dan relatif lebih muda dikejar dengan melihat Merseyside Merah yang sedang lumpuh karena cedera.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Seandainya poin Man City bisa kembali imbang atau bahkan lebih unggul atas Liverpool, maka perjuangan membawa pulang trofi Liga Inggris ke Etihad akan mudah.

Melihat jadwal beberapa pertandingan Liga Inggris ke depan, Man City bisa menyamakan poin atau bahkan melebihi Liverpool.

Pasalnya, jadwal Man City relatif lebih ringan daripada Liverpool. Dalam tiga laga berikutnya, usai melawan Leicester, Sadio Mane dan kawan-kawan harus melawan Brighton and Hove Albion serta Wolverhampton Wanderers.

Sementara, Man City bertemu Tottenham Hotspur, Burnley dan Fulham. Kevin de Bruyne dan kawan-kawan relatif memiliki kekuatan yang seimbang dengan Tottenham, namun unggul jauh atas Burnley dan Fulham. Di atas kertas, setidaknya Man City bisa meraih dua kemenangan dan sekali imbang.

Sedangkan Liverpool dalam status selevel bahkan sedikit di bawah Leicester. Mereka juga bisa terjegal oleh Brighton jika tidak waspada.

Melawan Wolverhampton, The Reds juga terancam kehilangan tiga poin. Prediksi Liverpool untuk tiga laga Premier League ke depan hingga awal Desember bisa tanpa kemenangan.

Kini, jalan untuk Man City bangkit di Liga Inggris telah terbuka. Manchester Biru perlu segera bereaksi usai jeda internasional dengan memanfaatkan kekebalan tubuh Liverpool yang tengah melemah.

(nva)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK