3 Gol Terbaik Maradona di Piala Dunia

ptr, CNN Indonesia | Kamis, 26/11/2020 16:15 WIB
Diego Maradona tampil di empat gelaran Piala Dunia dalam kariernya. Berikut gol-gol terbaik Maradona di Piala Dunia. Diego Maradona mengantar Argentina jadi juara Piala Dunia 1986. (AFP PHOTO / STAFF)
Jakarta, CNN Indonesia --

Diego Maradona tampil di empat gelaran Piala Dunia dalam kariernya. Berikut gol-gol terbaik Maradona di Piala Dunia.

Maradona total mengoleksi delapan gol dalam keikutsertaan di empat Piala Dunia. Prestasi Maradona terbilang sempurna karena berhasil mempersembahkan satu trofi Piala Dunia untuk Argentina pada edisi 1986.

Berikut tiga gol terbaik Maradona di Piala Dunia:


3. Argentina vs Belgia (Semifinal Piala Dunia 1986)

Diego Maradona membuktikan bahwa aksi gol individu yang ia lakukan saat menghadapi Inggris adalah sebuah hal yang bisa ia ulang.

Bila di laga lawan Inggris, ia berlari dari tengah lapangan, di duel lawan Belgia ini ia memulai aksinya dari jarak sekitar 30 meter dari gawang. Meski lebih pendek, gol ini punya tingkat kesulitan yang berbeda.

Empat pemain yang mengadangnya punya jarak yang lebih dekat dan rapat bila dibandingkan saat ia berlari dari tengah lapangan.

FILE - In this June 13, 1982 file photo, Argentina's Diego Maradona, front, is attacked by Belgium's Guy Vandermissen during the opening game of the Soccer World Cup in Barcelona, Spain. The Argentine soccer great who was among the best players ever and who led his country to the 1986 World Cup title before later struggling with cocaine use and obesity, died from a heart attack on Wednesday, Nov. 25, 2020, at home in Buenos Aires. He was 60. (AP Photo, File)Diego Maradona mencetak total delapan gol di Piala Dunia.  (AP Photo, File)

Namun Maradona sukses merobek pertahanan itu. Maradona menyelinap merobek pertahanan tiga pemain Belgia, Stephane Demol, George Grun, dan Patrick Vervoot.

Eric Gerets yang berdiri di belakang tiga rekannya coba menutup laju Maradona. Namun ia tak bisa melakukannya. Maradona mendorong bola ke arah kiri yang membuat Gerets kalah langkah.

Gerets coba menutup laju Maradona dan di saat bersamaan kiper Belgia, Jean Marie Pfaff maju ke depan. Upayanya sia-sia, Maradona berhasil melepaskan tembakan ke gawang.

Maradona yang kehilangan keseimbangan bahkan sukses mengembalikan posisinya dan tidak terjatuh untuk kemudian merayakan gol dengan penuh sukacita.

2. Argentina vs Inggris (Perempat Final Piala Dunia 1986)

Diego Maradona melakukan aksi penebusan dosa di balik proses gol keduanya ke gawang Inggris. Seolah menegaskan bahwa gol pertama adalah keajaiban Tuhan, Maradona kembali memperlihatkan magisnya di balik proses gol kedua ke gawang Inggris.

Mendapat bola dari tengah lapangan, Maradona berhasil melewati Peter Beardsley, Peter Reid, Terry Butcher bahkan sampai dua kali, dan Terry Fenwick.

Dalam kondisi sukses melewati banyak adangan dari pemain-pemain Inggris dan telah berlari dari tengah lapangan, Maradona masih bisa berpikir jernih ketika kiper Inggris, Peter Shilton mengadang.

Maradona melakukan kecohan dan membuat Shilton hanya bisa terpana melihat Maradona melewatinya. Maradona mengakhiri aksinya dengan tembakan ke gawang yang telah terbuka lebar.

Gol ini kemudian dinobatkan sebagai 'Gol Abad ini' pada 2002.

1. Argentina vs Inggris (Perempat Final Piala Dunia 1986)

Meski gol solo dari tengah lapangan lawan Inggris yang jadi 'Goal of the Century', pencapaian terbesar dan gol terbaik Diego Maradona adalah 'Gol Tangan Tuhan' yang jadi awal kehancuran Inggris di Piala Dunia 1986.

Gol Tangan Tuhan adalah gol yang menjadi awal kehancuran Inggris di perempat final Piala Dunia 1986. Gol itu yang terus menerus diandaikan tidak terjadi oleh Inggris dan suporternya.

FILE - In this June 22, 1986 file photo, Argentina's Diego Maradona, left, beats England's goalkeeper Peter Shilton to a high ball and scores his first of two goals at the World Cup quarterfinal soccer match in Mexico City. On this day: This was the day of the Diego Maradona mencetak 'Gol Tangan Tuhan' ke gawang Inggris. (El Grafico via AP, File)

Namun dari sisi Maradona dan pendukung sepak bola pada umumnya, 'Gol Tangan Tuhan' adalah salah satu bukti bahwa Maradona ada di level yang berbeda dari pesepakbola lainnya.

Maradona jauh di atas sana, dengan segala keajaiban yang membuatnya laksana Tuhan atau Dewa.

Melihat tayangan ulang Maradona mencetak 'Gol Tangan Tuhan' memang tak semudah mengatakan bahwa hal itu semata kesalahan wasit.

Setelah Steve Hodge melakukan kesalahan saat membuang bola dan mengakibatkan bola meluncur ke kotak penalti Inggris, Maradona dan kiper Inggris Peter Shilton berduel memperebutkan bola di udara.

Shilton punya tinggi 185cm dan bisa menggunakan tangan. Jelas ia lebih unggul dalam duel tersebut. Namun Maradona bisa bergerak dan berpikir cepat mendorong bola yang datang dengan tangan.

Maradona berlari dan bersorak merayakan gol. Wasit Ali Bin Nasser mengesahkan gol tersebut dan Argentina pun unggul 1-0.

Legenda 'Gol Tangan Tuhan' pun melekat pada keberhasilan Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986.

(ptr/nva)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK