Cerita Greysia Polii Ubah Teknik Servis Berujung Juara

CNN Indonesia | Senin, 18/01/2021 16:14 WIB
Pebulutangkis ganda putri Indonesia Greysia Polii mengubah teknik servis backhand menjadi forehand yang terbukti positif untuk prestasinya. Greysia Polii mengubah teknik servisnya usai mendapat masukan dari pelatih Eng Hian. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Greysia Polii sudah 18 tahun menekuni karier dan profesinya sebagai pebulutangkis. Jatuh-bangun, kalah-menang sudah dialami pebulutangkis yang akrab disapa Greys ini.

Uniknya sejak pertama kali tampil mewakili Indonesia di Piala Uber 2004 silam, Greysia tidak menyadari jika backhand servis yang dilakukannya selama ini kurang begitu baik dan cenderung merugikan.

Selama bertahun-tahun gaya servis itu turut andil dalam kekalahan yang dialaminya. Greysia baru mengubah gaya servis itu 2019, tepatnya setelah mendapatkan masukan dari pelatih ganda putri, Eng Hian.


Eng Hian seperti diungkapkan Greysia mengatakan beberapa servis backhand dirinya terlalu tinggi sehingga mudah dimatikan lawan dan bahkan memberikan poin begitu mudah buat lawan.

"Dengan servis yang seperti biasanya, saya belum nyaman dan lawan bisa ambil poin dari situ. Jadi itu seperti bumerang," kata Greysia.

Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polli/Apriyani Rahayu berhasil mengalahkan pasangan ganda putri Denmark Maiken Fruergaard/Sara Thygesen di final kejuaran bulutangkis Daihatsu Indonesia Masters 2020. Jakarta,  Minggu (19/1/2020). CNN Indonesia/Andry NovelinoGreysia Polii memakai teknik servis baru saat menjuarai Indonesia Masters 2020. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Eng Hian lantas meminta Greysia mengubah gaya servis dari backhand ke forehand. Pebulutangkis kelahiran Jakarta, 11 Agustus 1987, itu menyetujui perubahan servis itu demi perbaikan prestasinya.

"Akhirnya pelatih menyuruh saya untuk coba biasakan servis yang buat saya nyaman yaitu servis single [forehand]. Untuk mengubah itu tidak gampang tapi pelatih bilang kalau mau poin, tidak perlu memikirkan yang lain. Itu [kata-kata pelatih] bikin saya punya kepercayaan diri," ucap Greysia.

Perubahan teknik dan gaya servis itu memberikan keuntungan buat Greysia saat bertanding pada 2020. Termasuk ketika Greysia yang berpasangan dengan Apriyani Rahayu berhasil mempersembahkan gelar juara buat tuan rumah di ajang Indonesia Masters 2020 lalu.

"Saya mengubah servis ini karena pelatih yang minta saya untuk coba dan membiasakan. Saya berpikir saya bisa dan nyaman [servis forehand]. Karena saya selalu menekankan pada diri saya, mau servis apa pun saya harus nyaman dulu," jelasnya.

[Gambas:Video CNN]

Dengan gaya servis yang baru, Greysia/Apriyani juga berhasil memecahkan telur prestasi ganda putri pada awal 2021 usai menjadi juara Yonex Thailand Open. Di final, Greysia/Apriyani mengalahkan wakil tuan rumah Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai pada Minggu (17/1).

Badminton World Federation (BWF) sendiri telah menerapkan aturan-aturan khusus dalam servis terbaru yang berlaku mulai 1 Maret 2018 lalu. Dalam aturan itu dijelaskan saat pebulutangkis melakukan servis, shuttlecock dan kepala raket tidak boleh lebih tinggi dari 115 cm dari permukaan lapangan.

Bola servis yang dipegang melebih angka tersebut akan dinyatakan pelanggaran oleh wasit, yang artinya poin bagi lawan.

GIF Banner Promo Testimoni

Di bulutangkis ada beberapa jenis servis, mulai dari servis pendek, servis tinggi, hingga servis flick.

Servis pendek digunakan ketika pemain ingin bola mendarat di area depan servis lawan, biasanya bisa menggunakan teknik backhand atau forehand.

Kemudian ada servis tinggi yang merupakan kebalikan dari servis pendek. Bola harus dipukul kencang menggunakan teknik forehand agar terbang setinggi mungkin dan jatuh tepat di ujung area belakang servis lawan.

Servis flick atau servis pendek tipuan merupakan jenis servis yang digunakan untuk menipu lawan. Pemain biasanya seolah-olah menggunakan jenis servis pendek, tetapi pada akhirnya bola dieksekusi dengan servis tinggi.

Servis flick umumnya dilakukan dengan menggunakan backhand untuk mengecoh lawan memprediksi arah bola yang diberikan. Terakhir servis drive yang dilakukan untuk menyerang lawan dengan cara memukul bola langsung pada lawan menggunakan forehand.

(TTF/jal)
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK