Ahsan/Hendra Siap Maksimal di Laga Hidup Mati BWF Tour Finals

CNN Indonesia | Kamis, 28/01/2021 15:52 WIB
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan bakal maksimal di laga hidup mati melawan wakil Malaysia demi lolos ke semifinal BWF World Tour Finals. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan harus menang di laga hidup mati agar lolos ke semifinal BWF World Tour Finals. ( ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra).
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan bakal bermain maksimal menghadapi laga hidup mati melawan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik demi lolos ke semifinal BWF World Tour Finals.

"Untuk pertandingan besok, kami harus siap capek sajalah. Performa mereka (Aaron Chia/Wooi Yik) juga lagi bagus. Jadi yang penting besok main saja dengan maksimal," Hendra dilansir situs resmi PBSI.

Ahsan/Hendra akan melawan Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Jumat (29/1) siang. Kemenangan akan membuat Ahsan/Hendra lolos ke semifinal. Sebaliknya, kekalahan akan memupus harapan mereka.


Ahsan/Hendra harus bisa menaklukkan wakil Malaysia tersebut, karena sebelumnya mereka takluk dari pasangan Korea Selatan, Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae di babak penyisihan Grup B.

GIF Banner Promo Testimoni

Ahsan/Hendra kalah dua gim langsung 19-21, 16-21 dalam waktu 36 menit di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Kamis (28/1).

Hasil itu merupakan kekalahan ketiga The Daddies dari Sol Gyu/Seung Jae atau kedua beruntun setelah pertemuan sebelumnya di babak perempatfinal Yonex Thailand Terbuka, Jumat (15/1) lalu.

"Tadi sayang juga, di gim pertama sebenarnya kami sudah leading, terus sempat disamakan lawan. Sebenarnya tadi sudah lumayan bisa poin, sudah bisa menemukan polanya. Tapi di poin-poin yang sama itu, kami kurang menahan sedikit," kata Hendra yang bersama Ahsan juara All England 2019 tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Hendra pun mengakui kekuatan lawan terutama di sisi pertahanan. Ditambah lagi ketidakmampuan Ahsan/Hendra menghadapi poin-poin kritis di pertandingan.

"Kurang lebih permainan mereka (Sol Gyu/Seung Jae) sama seperti pertandingan sebelumnya. Memang mereka kuat defense. Tadi juga kami tidak mudah mati saat defense. Nah dari situ kami balik serang dan banyak mendapat poin. Tapi saat poin-poin kritis, kami malah banyak mati sendiri," ungkap Hendra menambahkan.

Meski kalah, Ahsan/Hendra masih punya peluang maju ke semifinal BWF World Tour Final 2020. Sebelumnya di pertandingan pertama Grup B, The Daddies menang atas Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov dari Rusia 21-18, 15-21 dan 21-17, Rabu (27/1).

Untuk bisa lolos, Ahsan/Hendra yang menjadi unggulan ketiga wajib menang saat jumpa wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik pada pertandingan terakhir Grup B, Jumat (29/1). Jika menang Ahsan/Hendra akan lolos dengan status runner up.

Pertemuan Ahsan/Hendra dengan Aaron Chia/Wooi Yik besok bakal menjadi yang ketujuh dengan catatan lima kemenangan diraih The Daddies. Wakil Merah Putih itu juga menang dalam pertemuan terakhir di penyisihan grup BWF World Tour Finals 2019, dengan skor 21-19, 21-16.

(osc)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK