Vaksinasi Covid-19 untuk Atlet Digelar 26 Februari di Istora

CNN Indonesia | Senin, 22/02/2021 16:41 WIB
Vaksinasi covid-19 untuk atlet bakal digelar pada Jumat (26/2) di Istora Gelora Bung Karno. Ilustrasi atlet Indonesia. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto menyebut vaksinasi covid-19 pertama untuk atlet bakal digelar pada 26 Februari 2021 di Istora Gelora Bung Karno. Hal itu dipastikan usai rapat koordinasi yang digelar antara Kemenpora dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Senin (22/2).

Gatot mengatakan dari rapat pertama, diketahui sebanyak 300 atlet dari 14 cabang olahraga (cabor) yang akan mendapatkan vaksin Covid-19 pertama. Namun, dalam perkembangannya Kemenkes menyetuju untuk dilakukan vaksinasi terhadap 40 cabang olahraga.

"Rencananya minggu ini, tepatnya kalau tidak ada perubahan tanggal 26 Februari akan ada vaksinasi untuk atlet di GBK. Tapi yang jelas bukan di Stadion Utama, tapi di Istora Senayan," kata Gatot melalui sambungan telepon kepada CNNIndonesia.com, Senin (22/2).


Menurut rencana, dari 40 cabang olahraga yang mendapatkan vaksin adalah yang atletnya saat ini berada di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi).

Tim estafet putra 4x100 meter mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Atletik di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 3 September 2019. PB PASI terus memberikan latihan kepada atlet-atlet atletik sebagai persiapan ajang SEA Games 2019 di Filipina .Ilustrasi pelatnas- program vaksinasi 26 Februari akan diikuti atlet yang menjalani pelatnas di Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Selanjutnya, atlet dalam daftar 40 cabor yang tidak berada di wilayah Jabodetabek akan melangsungkan vaksinasi di Rumah Sakit di wilayah masing-masing. Kemenpora, lanjut Gatot, sudah menyerahkan data atlet ke Kemenkes dan akan dilanjutkan di Dinas Kesehatan (Dinkes) masing-masing wilayah.

"Mulanya memang yang prioritas tiga cabor [sepak bola, badminton, basket]. Tapi kami coba maksimalkan. Kalau bisa dipercepat kenapa harus diperlambat," ujarnya.

Gatot memastikan bahwa meskipun dalam jumlah atlet yang lebih banyak, tapi tidak akan mengganggu protokol kesehatan. Proses vaksinasi akan dibuat bertahap sesuai urutan sehingga tidak akan terjadi kerumunan.

"Ini hanya [vaksinasi] perdana. Vaksinasi selanjutnya untuk yang di jakarta akan dilakukan di RSON atau di RS terdekat yang bekerja sama dengan dinkes setempat," ungkap Gatot.

(TTF/ptr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK