ANALISIS

Barcagate, Dosa Penutup Kejayaan Barcelona

Oscar Ferry, CNN Indonesia | Selasa, 02/03/2021 20:25 WIB
Skandal Barcagate menjadi satu dari sekian dosa Josep Bartomeu yang jadi penutup di akhir kejayaan Barcelona dan Lionel Messi menunju senja. Josep Bartomeu menjadi biang makin hancurnya Barcelona. (AFP/LLUIS GENE).

Barcagate muncul ke permukaan di tengah masalah Barcelona yang menumpuk di era Bartomeu. Skandal ini disebut Barcagate karena Bartomeu menyewa sebuah agensi bernama I3 Ventures sebagai buzzer di media sosial. Tujuannya untuk mengembalikan citra Bartomeu yang berhasrat kembali naik takhta di pemilihan presiden pada 2021.

Bartomeu dituduh menggunakan dana klub untuk membayar I3 Ventures. Total duit klub yang digunakan untuk membayar I3 Ventures sebanyak 1 juta euro atau sekitar Rp17,2 miliar, berdasarkan laporan jaringan radio Cadena SER. Harga tersebut disebut-sebut 600 persen dari harga pembayaran normal.

Barcagate jelas menjadi satu dosa besar lainnya oleh Bartomeu. Sebab selain untuk menaikkan citra, I3 Ventures juga disewa untuk menyerang sejumlah pemain, eks pemain, hingga tokoh di Barcelona.


Dalam daftar yang terungkap, ada nama Lionel Messi, Gerrard Pique, hingga legenda tim seperti Xavi Hernandez, Carles Puyol sampai Pep Guardiola.

[Gambas:Video CNN]

Nama-nama seperti Laporta, Victor Font, dan Agustu Benedito juga jadi target kampanye negatif I3 Ventures. Nama-nama tersebut kini menjadi kandidat presiden dalam pemilihan pada 7 Maret mendatang.

Sejatinya skandal Barcagate menambah beban Barcelona yang mengalami krisis finansial sejak awal 2020. Hingga awal Januari 2021 lalu, total utang Barcelona membengkak hingga mencapai 1.173 juta euro atau setara Rp20 triliun.

Barcelona's Lionel Messi walks on the pitch during the Spanish La Liga soccer match between Barcelona and Valencia at the Camp Nou stadium in Barcelona, Spain, Saturday, Dec. 19, 2020. (AP Photo/Joan Monfort)Lionel Messi bisa pergi di akhir musim ini jika tak memperpanjang kontrak. (AP/Joan Monfort).

Dilansir dari Football Espana berdasarkan laporan El Mundo, setidaknya 730 juta euro sudah jatuh tempo. Sementara 266 juta euro lainnya harus dibayar pada 30 Juni mendatang.

Belakangan, Bartomeu mundur sebagai presiden pada Oktober 2020 lalu. Dia meninggalkan warisan masalah plus utang yang menggunung. Terakhir dia ditangkap bersama sejumlah orang lainnya karena skandal Barcagate tersebut.

Banner Testimoni

Barcagate bak menjadi dosa penutup di akhir masa kejayaan Barcelona. Upaya pelatih Ronald Koeman membangun ulang Barcelona juga sepertinya urung berjalan mulus lantaran hancurnya fondasi yang telah lama dibangun sejak 2003 lalu.

Semua kian runyam karena Messi terus dimakan usia. Tahun ini dia bakal berusia 34 tahun. Meski masih punya magis, namun usia senja tak bisa dilawan. Messi bakal menuju penghabisan sebelum akhirnya benar-benar pensiun.

Masalahnya, di sisa-sisa magis terakhirnya, Messi justru bisa pergi dari Camp Nou jika tak memperpanjang kontrak yang habis pada Juni 2021. Ketiadaan Messi bisa membuat pemilik lima gelar Liga Champions itu makin hancur.

Sebab hingga hari ini, belum terlihat tanda-tanda ada pemain sekelas dan sebesar Messi yang bisa sendirian menggendong Barcelona di punggungnya selama beberapa tahun terakhir.

(sry)
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK