ANALISIS

Indonesia dan Beban Pelopor Skor 5x11 di Bulutangkis

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Sabtu, 10/04/2021 06:35 WIB
Andai skor 5x11 di bulutangkis resmi dipakai 2022, Indonesia punya beban sebagai pelopor perubahan di banyak turnamen yang diikuti. Indonesia jadi negara yang mengajukan proposal perubahan skor badminton menjadi 5x11 poin. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Andai skor 5x11 di bulutangkis resmi dipakai terhitung 2022 dan berjalan terus selamanya, Indonesia punya beban sebagai pelopor perubahan skor tersebut di banyak pertandingan dan turnamen yang diikuti.

Pebulutangkis Indonesia saat ini sudah terbebani oleh catatan gemilang senior-senior mereka di masa lalu. Menjadi atlet bulutangkis Indonesia, berarti sudah siap dengan target tertinggi.

Dalam sejarah bulutangkis, pebulutangkis Indonesia tidak diplot untuk jadi nomor dua. Semua dibebankan untuk jadi nomor satu dunia, juara dunia, dan juara Olimpiade.


Kini, bila skor 5x11 itu diberlakukan, beban pemain-pemain Indonesia tersebut bakal bertambah sebagai pengaju proposal perubahan skor badminton menjadi 5x11 poin.

Sebagai negara yang mengajukan proposal, Indonesia tentu dituntut penggemar bulutangkis untuk bisa mendapatkan keuntungan dari perubahan ini. Bakal jadi pertanyaan dan kritikan besar andai Indonesia justru terseok-seok dan malah terpuruk ketika skor 5x11 diberlakukan di banyak turnamen.

Perjalanan ide perubahan skor badminton menjadi 5x11 ini sudah berlangsung sejak 2014. Saat itu, sejumlah turnamen sudah dipakai sebagai uji coba untuk pelaksanaan format 5x11 poin.

Newly elected president of the Badminton World Federation, Poul-Erik Hoyer Larsen of Denmark, speaks during a press conference in Kuala Lumpur on May 18, 2013. Hoyer Larsen beat out his only rival, Justian Suhandinata of Indonesia, for the post in a morning vote by the group.   AFP PHOTO / MOHD RASFAN (Photo by MOHD RASFAN / AFP)Poul Erik Hoyer Larsen senang dengan proposal perubahan skor bulutangkis yang diajukan oleh Indonesia dan Maladewa. (AFP/MOHD RASFAN)

Dalam beberapa kali voting, format 5x11 poin tidak pernah memenuhi syarat dengan persetujuan 2/3 anggota BWF. Terakhir, pengajuan format 5x11 poin kembali gagal di 2018 karena momen yang dianggap terlalu berdekatan dengan kualifikasi Olimpiade.

Kini, di 2021, nama Indonesia bersama Maladewa muncul sebagai pengaju proposal perubahan skor badminton menjadi 5x11 poin. Presiden BWF Poul-Erik Hoyer Larsen pun menyambut dengan riang gembira karena poin 5x11 sudah lama menjadi visinya.

Keputusan tentang perubahan skor bakal dilakukan pada Rapat Tahunan BWF pada 22 Mei mendatang. Bila jumlah anggota yang sepakat memenuhi persyaratan, perubahan skor itu baru akan dimainkan pada 2022 mendatang, jadi tidak akan berpengaruh pada Olimpiade 2020 di Juli-Agustus 2021 yang masih tetap akan menggunakan sistem 3x21 poin.

Pada rapat 2018 lalu, 129 suara setuju sedangkan 123 suara menolak perubahan format menjadi 5x11 poin. Dengan kondisi kekuatan bulutangkis yang terbilang merata saat ini, ada peluang untuk merebut suara mayoritas di rapat kali ini. Terlebih lantaran perubahan tidak dilakukan di masa krusial.

Pilihan poin 5X11 kali ini tidak bersifat mutlak. Percobaan akan dilakukan selama satu tahun dengan opsi bisa kembali ke format semula (3x21) bila menimbulkan banyak ketidakpuasan.

A man and a woman walk past near the Olympic rings floating in the water in the Odaiba section Tuesday, Dec. 1, 2020, in Tokyo. The Olympic Symbol was reinstalled after it was taken down for maintenance ahead of the postponed Tokyo 2020 Olympics. (AP Photo/Eugene Hoshiko)Andai 5x11 disetujui pada rapat BWF nanti, Olimpiade tetap bakal menggunakan format 3x21 poin. (AP/Eugene Hoshiko)

Andai ketuk palu tanda format 5x11 berbunyi pada 22 Mei mendatang, tiap-tiap negara tentu bakal menyiapkan program khusus dan beralih fokus untuk strategi format 5X11 poin. China bahkan sudah menggelar kejuaraan nasional dengan format tersebut pada tahun lalu.

Tiap negara bakal berlomba menjadi yang lebih unggul dan memaksimalkan adaptasi di tengah perubahan format baru. Namun Indonesia akan selalu dibayangi oleh tajuk sebagai pencetus proposal perubahan dengan tuntutan seharusnya sudah siap untuk menjadi yang terbaik ketika ide tersebut diwujudkan.

Badminton yang Terus Mengejar Dunia

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK