Cassano: Tendang Juventus, Inter, Milan dari Liga Italia

CNN Indonesia | Selasa, 20/04/2021 11:38 WIB
Mantan pemain timnas Italia, Antonio Cassano meminta Juventus, Inter Milan, dan AC Milan dikeluarkan dari Liga Italia usai bergabung di European Super League. Antonio Cassano meminta Juventus, Inter Milan, dan AC Milan dicoret dari Liga Italia. (AP/Luca Bruno)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan pemain timnas Italia, Antonio Cassano meminta Juventus, Inter Milan, dan AC Milan dikeluarkan dari Liga Italia usai bergabung di European Super League.

Juventus, Inter, dan Milan termasuk dalam daftar 12 klub pendiri European Super League. Kompetisi yang nantinya akan diikuti 20 klub itu direncanakan berlangsung musim 2023/2024.

Keputusan 12 klub itu membuat geger sepak bola dunia. Meskipun demikian, Juventus, Inter, dan Milan menyatakan masih ingin berpartisipasi di Liga Italia.


Hal itu diketahui saat operator kompetisi Lega Serie A menggelar rapat darurat pada Senin (19/4) waktu setempat. Rapat itu dihadiri oleh seluruh perwakilan klub tak terkecuali pihak Juventus, Inter, dan Milan.

Melihat situasi yang berkembang, Cassano memberikan reaksi keras. Pemain yang dikenal bengal semasa aktif ini bahkan meminta Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) bersikap tegas dengan mencoret Juventus, Inter, dan Milan dari daftar tim peserta Serie A.

Banner Video Highlights MotoGP 2021

"Klub-klub besar harus mengerti sepak bola milik semua orang. Tim-tim kecil tak bisa dikesampingkan begitu saja," ujar Cassano dalam program Twitch Bobo TV seperti dilansir Football Italia.

"Saya akan meminta FIGC untuk menendang Inter, Milan, dan Juventus keluar dari Serie A. Biarkan mereka bermain di liga mereka sendiri dan kita lihat apa yang akan terjadi. [Gabriele] Gravina [Presiden FIGC] harus melawan ini. Dua belas klub [European Super League] tak boleh menguasai sepak bola."

Cassano jadi salah satu tokoh sepak bola yang merespons dengan keras kehadiran European Super League. Sebelumnya, Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan para pemain yang membela 12 klub pendiri European Super League bisa dilarang mengikuti Piala Eropa dan Piala Dunia.

"Mereka tidak akan bisa mewakili tim nasional mereka di pertandingan manapun," kata Ceferin.

[Gambas:Video CNN]

(jal/rhr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK