Sevilla Bongkar Sisi Buruk European Super League

CNN Indonesia | Selasa, 20/04/2021 14:37 WIB
Sevilla menolak dan membongkar sisi buruk terbentuknya European Super League pada Minggu (18/4) waktu setempat. Sevilla bongkar sisi buruk European Super League. (AP/Martin Meissner)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sevilla menolak dan membongkar sisi buruk terbentuknya European Super League yang digagas 12 klub top Eropa pada Minggu (18/4) waktu setempat.

Penolakan itu disampaikan Sevilla melalui rilis dalam situs resmi mereka pada Senin (19/4) waktu setempat. Klub berjuluk Los Nervionenses tersebut juga membeberkan sejumlah kebobrokan dari liga yang dipimpin Presiden Real Madrid, Florentino Perez.

"Melihat berita tentang pembuatan kompetisi baru yang diorganisasi dan diatur secara pribadi oleh klub-klub Eropa tertentu dari berbagai negara, Dewan Sevilla ingin menyatakan secara terbuka menolak penuh terhadap turnamen hanya berdasarkan parameter ekonomi dan di luar UEFA, sebuah institusi yang menyatukan berbagai asosiasi sepak bola di benua itu," demikian pernyataan Sevilla.


Lebih jauh, juara Liga Europa enam kali itu menilai European Super League bertentangan dengan semangat olahraga secara umum dan juga etos sepak bola, lantaran tidak dibentuk secara terbuka atau undangan terbatas.

"Selain itu, pembentukan Super League ini hanya akan memenuhi kepentingan pribadi yang tampaknya memperkaya klub pendiri yang sudah memiliki anggaran jauh lebih besar dari klub lain," tutur Sevilla.

"Hal itu akan memiskinkan sepak bola secara umum dan tim-tim di luar Super League. Pada saat yang sama, itu akan jadi pukulan telak bagi masyarakat dan menghukum sebagian besar suporter sepak bola sejati yang akan ditinggalkan tanpa esensi sejati dari olahraga kita," ucap Sevilla menambahkan.

[Gambas:Video CNN]

Di sisi lain, tim yang kini dilatih Julen Lopetegui itu juga menyinggung soal perubahan format Liga Champions pada musim 2024/2025 yang menggunakan 36 tim.

Dalam pandangan Sevilla, perubahan perlu dilakukan dalam diskusi antara asosiasi, klub, liga domestik, tanpa pengecualian dengan kelompok mana pun demi melindungi ekosistem sepak bola.

Banner Video Highlights MotoGP 2021

"Sevilla menyadari, terkadang perubahan seperti yang dilakukan hari ini oleh Komite Eksekutif UEFA terkait format Liga Champions diperlukan," kata Sevilla.

(sry/rhr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK