Petisi Tolak Olimpiade Diserahkan ke Gubernur Tokyo

CNN Indonesia | Jumat, 14/05/2021 13:15 WIB
Petisi agar Olimpiade Tokyo 2020 dibatalkan secara resmi diberikan kepada pemerintah kota Tokyo. Kenji Utsunomiya menyerahkan petisi Olimpiade Tokyo dibatalkan. (REUTERS/NAOKI OGURA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Petisi mendesak Olimpiade Tokyo 2020 dibatalkan secara resmi diberikan kepada pemerintah kota Tokyo. Penggagas petisi meminta semua pihak terkait di Jepang memprioritaskan keselamatan masyarakat.

Petisi online penolakan Olimpiade Tokyo dengan titel: 'Batalkan Olimpiade Tokyo untuk menyelamatkan hidup kita' digagas Kenji Utsunomiya, seorang pengacara dan mantan kandidat Gubernur Tokyo.

Dikutip dari AFP, petisi yang sudah mendapat dukungan lebih dari 351.000 orang telah diserahkan Utsunomiya kepada Gubernur Tokyo Yuriko Koike.


"Saya pikir Olimpiade kali ini adalah mengenai memprioritaskan keselamatan masyarakat atau upacara sebuah ajang bernama Olimpiade," ujar Utsunomiya.

Selain menyerahkan petisi penolakan Olimpiade 2020 ke pemerintah kota Tokyo, Utsunomiya juga mengirim petisi tersebut ke Komite Olimpiade Internasional (IOC).

"IOC memegang kendali dalam memutuskan untuk membatalkan [Olimpiade], tapi Tokyo sebagai kota tuan rumah, harus mendesak IOC untuk membatalkan," ucap Utsunomiya.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

Lebih lanjut Utsunomiya mengatakan petisi akan terus dilakukan hingga pihak terkait membatalkan Olimpiade Tokyo.

Jepang saat ini sedang berjuang menghadapi gelombang keempat infeksi Covid-19, dengan Tokyo dan empat prefekur lainnya masuk zona darurat. Tiga wilayah lainnya juga diprediksi akan masuk zona darurat, termasuk Hokkaido, di mana ajang maraton Olimpiade 2020 akan digelar.

Penolakan terhadap Olimpiade Tokyo terus disuarakan berbagai pihak. Sebuah polling di dalam Jepang menyebut mayoritas penduduk ingin Olimpiade Tokyo dibatalkan karena dianggap bisa membahayakan keselamatan masyarakat.

Persatuan Dokter Jepang juga telah menyatakan 'mustahil' untuk menggelar Olimpiade Tokyo di tengah pandemi yang sedang melanda negara tersebut.

Namun, hingga saat ini baik IOC, pemerintah Jepang, dan panitia penyelenggara (TOGOC) memastikan Olimpiade Tokyo akan berjalan sesuai rencana pada 23 Juli hingga 8 Agustus mendatang.

[Gambas:Video CNN]

(har)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK