F1 GP Inggris Bakal Disaksikan 140 Ribu Penonton

CNN Indonesia | Jumat, 25/06/2021 00:27 WIB
Formula 1 (F1) GP Inggris yang akan digelar di Sirkuit Silverstone pada 18 Juli mendatang bakal disaksikan 140 ribu penonton. Lewis Hamilton saat tampil di GP Inggris. (AP/Frank Augstein)
Jakarta, CNN Indonesia --

Formula 1 (F1) Grand Prix Inggris yang akan digelar di Sirkuit Silverstone pada 18 Juli mendatang bakal disaksikan 140.000 penonton.

Setelah didiskusikan selama berbulan-bulan antara Pemerintah Inggris dan pengelola Silverstone telah diputuskan bahwa Inggris akan membuka jalan bagi 140.000 penonton yang akan menyaksikan balapan Formula 1 di GP Inggris.

Jumlah penonton tersebut diyakini bakal menjadi acara terbesar secara global di masa pandemi Covid-19.


Namun, protokol kesehatan tetap akan diberlakukan bagi penonton yang akan masuk ke Silverstone. Pemegang tiket akan dimintai bukti tes Swab negatif yang dilakukan dalam waktu 48 jam setelah tiba di Silverstone.

Atau, pemegang tiket juga dapat menunjukkan sertifikat vaksinasi Covid-19 yang telah diterimanya sebanyak dua kali.

"Ini adalah sesuatu yang telah kita semua kerjakan selama berbulan-bulan dan saya tidak sabar untuk menyambut kerumunan kapasitas penuh kembali ke Silverstone Juli ini,' kata direktur pelaksana Sirkuit Silverstone, Stuart Pringle dikutip dari Metro.

"Banyak penggemar kami menggulung tiket mereka dari tahun 2020 tetapi mereka sekarang berada di posisi yang tepat untuk menikmati apa yang pasti akan menjadi salah satu sorotan musim panas."

Banner Euro 2020

Terkait putusan ini, juara dunia tujuh kali Formula 1, Lewis Hamilton mengaku khawatir mengingat kasus Covid-19 yang masih meningkat.

"Saya tidak bisa memberi tahu Anda betapa senangnya saya melihat penonton Inggris karena ini adalah penonton terbaik sepanjang tahun," kata pembalap Mercedes itu.

"Tapi tentu saja saya menonton berita, saya mendengar kasus-kasus meningkat secara besar-besaran di Inggris karena kami sedikit melonggarkan, dan di sisi itu saya khawatir tentang orang-orang."

"Saya telah membaca bahwa program vaksinasi berhasil dan lebih sedikit orang yang dirawat di rumah sakit, tetapi rasanya terlalu dini bagi saya."

[Gambas:Video CNN]

(rhr/jal)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK