Kevin/Marcus menjadi unggulan pertama di nomor ganda putra Olimpiade Tokyo. Hasil drawing menunjukkan pasangan berjuluk The Minions ini masuk di Grup A bersama dengan Lee Yang/Wang Chi-Lin (Taiwan), Ben Lane/Sean Vendy (Inggris) dan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India).
Meski di atas kertas Kevin/Marcus lebih diunggulkan, tetapi perjuangan berat tetap harus dilewati The Minions sejak babak penyisihan Grup A untuk bisa lolos ke perempat final hingga kemudian menyudahi laga sebagai juara Olimpiade Tokyo lantaran keberadaan pesaing-pesaing yang juga memiliki ambisi meraih emas Olimpiade.
Berikut 5 rival utama Kevin/Marcus di Olimpiade Tokyo 2020 :
1. Lee Yang/Wang Chi-Lin (Taiwan)
Kevin/Marcus dan Lee/Wang tercatat tiga kali bertemu dan menghasilkan duel yang berjalan sengit.
Pasangan andalan Indonesia itu selalu meraih kemenangan di tiga pertemuan tersebut dalam pertandingan yang selesai secara straight game atau dua gim saja.
Kevin/Marcus tak bisa lengah karena Lee/Wang bangkit pada awal tahun 2021. Setelah vakum turnamen hampir setahun, Lee/Wang bisa merebut tiga gelar dalam tiga turnamen beruntun yang digelar di Bangkok. Dalam turnamen itu, Kevin/Marcus harus absen lantaran Kevin sempat positif covid-19.
Dari penampilan yang meyakinkan di awal 2021, pasangan nomor tiga dunia itu punya motivasi kuat dan bekal bagus untuk melanjutkan kejutan mereka di Olimpiade 2020.
2. Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang)
Pasangan Jepang, Endo/Watanabe, ibarat batu krypton bagi Kevin/Marcus. Terlebih saat ini Endo/Watanabe punya keuntungan sebagai tuan rumah.
Dalam setiap pertemuan kedua pasangan selalu berlangsung ramai dan seru. Permainan cepat dengan smash keras dengan paduan pertahanan kelas dunia selalu terjadi jika keduanya berjumpa.
Terakhir kali keduanya bertemu di final All England 2020 di mana Kevin/Marcus gagal juara usai dikalahkan Endo/Watanabe.
Kevin/Marcus hanya berhasil mencuri dua kemenangan dari delapan pertemuan dengan pasangan senior-junior negeri Matahari tersebut yakni di Prancis Terbuka 2018 dan Hong Kong Terbuka 2018.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya...
3. Li Jun Hui/Liu Yu Chen (China)
Pertandingan antara Kevin/Marus dan Li/Liu selalu ramai dalam setiap duel. Kedua pasangan bahkan dijuluki sebagai musuh bebuyutan oleh para penggemar.
Sejauh ini Kevin/Marcus unggul dalam catatan pertemuan dengan Li/Liu dengan mencatatkan 11 kemenangan berbanding dua kekalahan. Kendati demikian bukan berarti ganda terkuat negara Tirai Bambu itu tidak berkembang dalam masa pandemi.
Kekuatan China cukup misterius karena tidak mengirimkan wakil dalam kejuaraan-kejuaraan internasional selama pandemi sejak 2020.
Astrup/Rasmussen yang saat ini menempati peringkat ke-12 di ranking BWF itu menjadi salah satu pasangan yang bisa mengalahkan Kevin/Marcus.
Meski lebih sering kalah, Astrup/Rasmussen bisa saja mengembalikan memori luka pada Kevin/Marcus seperti saat bertemu di Indonesia Open 2017.
Namun itu jadi satu-satunya kekalahan yang dicatatkan Kevin/Marcus dari pasangan Denmark tersebut. Total, sudah tujuh kali menang dari delapan pertemuan dibuat Minions atas Astrup/Rasmussen.
5. Choi Sol-Gyu/Seo Seung-Jae (Korea Selatan)
Pasangan ini baru bertemu dua kali dengan Kevin/Marcus dan memiliki rekor head to head 1-1. Bahkan Choi/Seo bisa menang dalam pertemuan pertama di Kejuaran Dunia 2019.
Choi/Seo kini menjadi pasangan terkuat Korea Selatan di sektor ganda putra dengan menempati peringkat ke delapan.
Di fase grup Choi/Seo akan berhadapan dengan ganda andalan Indonesia lainnya Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.
Kevin/Marcus menjadi unggulan pertama di nomor ganda putra Olimpiade Tokyo. Hasil drawing menunjukkan pasangan berjuluk The Minions ini masuk di Grup A bersama dengan Lee Yang/Wang Chi-Lin (Taiwan), Ben Lane/Sean Vendy (Inggris) dan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India).
Meski di atas kertas Kevin/Marcus lebih diunggulkan, tetapi perjuangan berat tetap harus dilewati The Minions sejak babak penyisihan Grup A untuk bisa lolos ke perempat final hingga kemudian menyudahi laga sebagai juara Olimpiade Tokyo lantaran keberadaan pesaing-pesaing yang juga memiliki ambisi meraih emas Olimpiade.
Berikut 5 rival utama Kevin/Marcus di Olimpiade Tokyo 2020 :
1. Lee Yang/Wang Chi-Lin (Taiwan)
Kevin/Marcus dan Lee/Wang tercatat tiga kali bertemu dan menghasilkan duel yang berjalan sengit.
Pasangan andalan Indonesia itu selalu meraih kemenangan di tiga pertemuan tersebut dalam pertandingan yang selesai secara straight game atau dua gim saja.
Kevin/Marcus tak bisa lengah karena Lee/Wang bangkit pada awal tahun 2021. Setelah vakum turnamen hampir setahun, Lee/Wang bisa merebut tiga gelar dalam tiga turnamen beruntun yang digelar di Bangkok. Dalam turnamen itu, Kevin/Marcus harus absen lantaran Kevin sempat positif covid-19.
Dari penampilan yang meyakinkan di awal 2021, pasangan nomor tiga dunia itu punya motivasi kuat dan bekal bagus untuk melanjutkan kejutan mereka di Olimpiade 2020.
2. Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang)
Pasangan Jepang, Endo/Watanabe, ibarat batu krypton bagi Kevin/Marcus. Terlebih saat ini Endo/Watanabe punya keuntungan sebagai tuan rumah.
Dalam setiap pertemuan kedua pasangan selalu berlangsung ramai dan seru. Permainan cepat dengan smash keras dengan paduan pertahanan kelas dunia selalu terjadi jika keduanya berjumpa.
Terakhir kali keduanya bertemu di final All England 2020 di mana Kevin/Marcus gagal juara usai dikalahkan Endo/Watanabe.
Kevin/Marcus hanya berhasil mencuri dua kemenangan dari delapan pertemuan dengan pasangan senior-junior negeri Matahari tersebut yakni di Prancis Terbuka 2018 dan Hong Kong Terbuka 2018.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya...
Pesaing dari China sampai Denmark
Li Junhui/Liu Yuchen kerap bertemu dengan Kevin/Marcus. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
3. Li Jun Hui/Liu Yu Chen (China)
Pertandingan antara Kevin/Marus dan Li/Liu selalu ramai dalam setiap duel. Kedua pasangan bahkan dijuluki sebagai musuh bebuyutan oleh para penggemar.
Sejauh ini Kevin/Marcus unggul dalam catatan pertemuan dengan Li/Liu dengan mencatatkan 11 kemenangan berbanding dua kekalahan. Kendati demikian bukan berarti ganda terkuat negara Tirai Bambu itu tidak berkembang dalam masa pandemi.
Kekuatan China cukup misterius karena tidak mengirimkan wakil dalam kejuaraan-kejuaraan internasional selama pandemi sejak 2020.
Astrup/Rasmussen yang saat ini menempati peringkat ke-12 di ranking BWF itu menjadi salah satu pasangan yang bisa mengalahkan Kevin/Marcus.
Meski lebih sering kalah, Astrup/Rasmussen bisa saja mengembalikan memori luka pada Kevin/Marcus seperti saat bertemu di Indonesia Open 2017.
Namun itu jadi satu-satunya kekalahan yang dicatatkan Kevin/Marcus dari pasangan Denmark tersebut. Total, sudah tujuh kali menang dari delapan pertemuan dibuat Minions atas Astrup/Rasmussen.
5. Choi Sol-Gyu/Seo Seung-Jae (Korea Selatan)
Pasangan ini baru bertemu dua kali dengan Kevin/Marcus dan memiliki rekor head to head 1-1. Bahkan Choi/Seo bisa menang dalam pertemuan pertama di Kejuaran Dunia 2019.
Choi/Seo kini menjadi pasangan terkuat Korea Selatan di sektor ganda putra dengan menempati peringkat ke delapan.
Di fase grup Choi/Seo akan berhadapan dengan ganda andalan Indonesia lainnya Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.