Jakarta, CNN Indonesia -- Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane dikabarkan akan segera bergabung dengan Manchester City. Berikut lima opsi formasi Man City jika rekrut Kane.
Kane jadi buruan utama Man City untuk mengisi pos pemain nomor sembilan yang ditinggalkan Sergio Aguero. The Citizens dilaporkan bakal memecahkan rekor transfer untuk mendatangkan pemain berusia 27 itu.
Tottenham diklaim The Sun sudah menyepakati kepindahan Kane ke Man City. Sebagai gantinya Man City harus membayar transfer £160 juta atau setara Rp3,19 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Man City, Kane akan mendapatkan gaji besar mencapai £400.000 atau setara Rp7,98 miliar per pekan. Gaji sebesar itu akan membuat Kane jadi pemain dengan gaji termahal di Liga Inggris.
Berikut lima pilihan taktik Man City jika Kane datang ke Stadion Etihad:
4-3-3
Formasi 4-3-3 merupakan favorit Pep Guardiola di tim manapun ia melatih. Dengan formasi ini, Guardiola menginginkan timnya tampil ofensif sejak menit pertama.
Kehadiran Kane akan membuat formasi favorit Guardiola ini bakal semakin mengerikan. Kane yang mampu mencetak minimal 20 gol setiap musimnya akan mendapat dukungan melimpah dari dua penyerang sayap dan lini tengah.
Kane akan lebih leluasa diplot sebagai targetman. Dengan dukungan Phil Foden, Raheem Sterling, dan Riyad Mahrez garansi banyak gol akan lahir dari kaki dan kepala Kane.
4-1-4-1
Formasi ini tidak kalah ofensif dengan formasi 4-3-3. Formasi 4-1-4-1 akan menjadikan Kane sebagai tumpuan utama dalam mencetak gol.
Kane akan jadi pemain yang secara teori berada paling dekat dengan gawang lawan. Sedangkan empat pemain lainnya di lini tengah akan bertugas memasok umpan-umpan matang buat penyerang timnas Inggris itu.
Bermain sebagai targetman bukan hal yang asing buat Kane. Dengan formasi ini, Kane juga bisa lebih leluasa untuk bergerak mencari ruang kosong di pertahanan lawan.
Kane dalam Formasi 4-2-3-1 hingga 3-4-3
Harry Kane terbukti mampu beradaptasi dengan beragam taktik. (Pool via REUTERS/ALBERTO LINGRIA)
4-2-3-1
Formasi ini sempat beberapa kali dipakai oleh Guardiola di Man City. Penggunaan tiga gelandang serang membuat Kane bakal dimanjakan dengan umpan-umpan matang.
Kreativitas De Bruyne juga bakal begitu terasa dengan formasi ini. Koneksi yang dibangun De Bruyne dan Kane menjanjikan banyak gol untuk Man City.
Kane juga terbukti cakap bermain dengan formasi ini. Hal itu telah dibuktikannya bersama timnas Inggris dalam formasi andalan Gareth Southgate.
4-4-2
Formasi ini bukan sesuatu yang asing buat Kane. Saat diarsiteki Jose Mourinho, Kane kerap diplot sebagai tombak kembar bersama Son Heung-min.
Formasi 4-4-2 memang bukan favorit Guardiola. Namun, tak menutup kemungkinan pelatih asal Spanyol itu memakai skema dua tombak kembar jika diperlukan.
Man City punya Gabriel Jesus yang juga berposisi asli sebagai striker. Selain itu, Sterling juga memiliki kemampuan bermain sebagai pemain nomor sembilan di tim atau false nine seperti halnya Kane.
3-4-3
Formasi dengan tiga bek sejajar jelas bukan favorit Guardiola. Namun, pelatih asal Spanyol itu pernah memakai formasi ini di semua klub yang ia latih.
Formasi 3-4-3 membuat Kane akan tetap disokong dua penyerang sayap. Bedanya Kane akan mendapatkan lebih banyak dukungan dari lini kedua dengan penempatan empat gelandang.
Kane sendiri terbukti sebagai penyerang yang pintar. Ketajamannya terbukti tak berkurang meski Tottenham beberapa kali berganti taktik bersama pelatih baru.
[Gambas:Video CNN]