Mauro Icardi, Cadangan Abadi Messi yang Siap Mengancam di PSG

CNN Indonesia | Rabu, 22/09/2021 11:57 WIB
Penyerang Mauro Icardi kembali menjadi sorotan setelah menjadi pahlawan PSG saat melawan Olympique Lyon di Liga Prancis. Mauro Icardi kini jadi cadangan di PSG namun punya potensi untuk mencuri kesempatan bermain di laga lawan Metz. (AP/Francois Mori)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penyerang Mauro Icardi kembali menjadi sorotan setelah menjadi pahlawan Paris Saint-Germain (PSG) saat melawan Olympique Lyon di Liga Prancis, akhir pekan lalu.

Pada pertandingan itu Icardi bermain sebagai pengganti. Striker asal Argentina tersebut masuk ke lapangan pada menit ke-82 menggantikan kompatriotnya, Angel Di Maria.

Taktik pelatih Mauricio Pochettino itu berhasil, karena Icardi mencetak gol kemenangan Les Parisiens pada menit ke-90+3. Kemenangan tersebut mengukuhkan posisi PSG di puncak klasemen Liga Prancis.


Karier Icardi di lapangan hijau lebih banyak terlihat saat berkostum Inter Milan setelah direkrut dari Sampdoria pada 2013.

Penyerang 28 tahun itu tercatat dua kali menjadi capocannoniere atau top skor Liga Italia: pada musim 2014/2015 dengan 22 gol dari 36 pertandingan dan 2016/2017 dengan 24 gol dari 34 pertandingan.

Icardi juga pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Serie A musim 2018. Meski sukses sebagai individu, namun Icardi kesulitan meraih trofi bersama Nerazzurri.

Lyon's Brazilian midfielder Bruno Guimaraes (L) challenges Paris Saint-Germain's Argentinian forward Lionel Messi during the French L1 football match between Paris-Saint Germain (PSG) and Olympique Lyonnais at The Parc des Princes Stadium in Paris on September 19, 2021. (Photo by FRANCK FIFE / AFP)Mauro Icardi cadangan Lionel Messi di timnas Argentina dan PSG. (AFP/FRANCK FIFE)

Kedatangan Antonio Conte di Inter membuat posisi Icardi yang merupakan kapten tim tersingkir. Icardi lalu dipinjamkan ke PSG pada 2019 sebelum permanen pada musim berikutnya.

Kepindahan tersebut membawa peruntungan bagi Icardi. Pemain kelahiran Rosario tersebut meraih trofi pertama dalam kariernya bersama PSG saat juara Liga Prancis 2019/2020.

Tidak hanya satu trofi, Icardi membantu Les Parisiens meraih treble winners domestik: Ligue 1, Piala Liga Prancis, dan Piala Prancis.

Di PSG, Icardi sukses menggusur posisi Edinson Cavani yang semula merupakan striker andalan klub ibu kota Prancis itu. Hengkangnya Cavani ke Manchester United pada musim lalu membuka jalan bagi Icardi jadi andalan baru PSG.

Meski demikian, Icardi masih kalah bersinar terang dibanding Neymar dan Messi. Ia hanya mampu menorehkan 13 gol untuk PSG musim lalu. Situasi bertambah pelik bagi Icardi karena Messi datang di awal musim ini.

Messi dan Icardi sejatinya memiliki banyak kesamaan. Selain sama-sama berasal dari Argentina, kedua pemain juga lahir di Rosario. Baik Icardi dan Messi juga merupakan jebolan akademi Barcelona.

Kehadiran Messi membuat Icardi jadi cadangan abadi La Pulga, baik di PSG dan timnas Argentina. Sejauh ini Icardi baru tampil 8 kali bersama Tim Tango.

Karena peran kapten timnas Argentina itu juga Icardi yang di awal musim diandalkan Pochettino kini lebih banyak menghuni bangku cadangan.

[Gambas:Video CNN]

Sebelum Messi tiba di Parc des Princes, Icardi tiga kali jadi starter di Ligue 1. Statistik itu berbalik menjadi cadangan setelah Messi debut di PSG saat melawan Reims.

Meski menjadi pemain cadangan, Icardi merupakan pahlawan sebenarnya bagi PSG di Ligue 1. Berkat gol Icardi juga PSG bisa menang atas Lyon dan Troyes pada pekan pertama Liga Prancis.

Icardi berpeluang menambah golnya pada musim ini saat PSG melawan Mtez, Kamis (23/9) dini hari WIB. Kans itu terbuka setelah Messi dikabarkan tidak fit karena cedera. Pada musim ini Icardi sudah mencetak 3 gol dalam 5 pertandingan Liga Prancis.



(sry/ptr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK