3 Bintang Timnas Indonesia Saat Kalahkan Myanmar 4-1
CNN Indonesia
Jumat, 26 Nov 2021 12:24 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ezra Walian berpotensi mengisi posisi ujung tombak Timnas Indonesia. (Dok. PSSI)
Jakarta, CNN Indonesia --
Timnas Indonesia tampil impresif dalam uji coba melawan Myanmar di Antalya, Turki pada Kamis (25/11) malam. Dalam kemenangan 4-1 itu ada tiga pemain yang jadi bintang lapangan.
Shin Tae Yong, pelatih Timnas Indonesia, kembali menerapkan formasi 4-1-4-1 dalam pertandingan ini. Untuk 11 pemain pertama, hanya ada tiga pemain baru yang sebelumnya cadangan: yakni Irfan Jaya, Ezra Walian, dan Alfeandra Dewangga.
Seakan tak ingin menyia-nyiakan kesempatan inti, ketiganya tampil penuh determinasi. Irfan dan Ezra pun turut menyumbang gol. Pada saat yang sama Dewangga tampil dingin, tenang, dan lugas bersama Fachruddin Aryanto.
Dengan aksi impresif ini, ketiga pemain berpeluang jadi pilihan utama saat tampil di Piala AFF 2020 (2021) nanti. Berikut ini adalah tiga pemain yang jadi bintang lapangan dalam laga melawan Myanmar tersebut, kemarin.
Ezra Walian
Dipercaya sebagai ujung tombak, Ezra malah banyak tampil menyamping sebagai winger. Sekilas Ezra seperti lupa posisi, tetapi memang ini peran yang diberikan Shin kepada pemain keturunan yang musim ini membela Persib Bandung tersebut.
Dominan tampil melebar, Ezra membuktikan sentuhannya cukup matang. Ezra dua kali melepas umpan silang atau crossing yang salah satunya menjadi gol Ricky Kambuaya. Ezra juga berhasil melepas tiga tembakan tepat sasaran ke gawang Myanmar.
Pada menit ke-55 Ezra membuka kebuntuan. Dalam laga ketiganya bersama Timnas Indonesia, pemain berdarah Manado ini akhirnya membukukan nama di papan skor.
Gol ini menjadi modal positif bagi Ezra menatap Piala AFF 2021 yang akan menjadi kejuaraan pertamanya di level senior bersama Timnas Indonesia.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Ricky Kambuaya
Berduet dengan Evan Dimas sebagai gelandang serang, Ricky Kambuaya membuktikan punya naluri mencetak gol. Kini torehan golnya sama dengan Evan Dimas sebagai pemain tersubur Timnas Indonesia pada 2021, yakni dengan tiga gol.
Pemain Persebaya ini mencetak gol ketiganya untuk Timnas Indonesia pada menit ke-5, memanfaatkan assist Ezra Walian. Dua gol lainnya tercipta saat pada leg pertama dan kedua melawan Taiwan dalam play off Kualifikasi Piala Asia 2023.
Sebagai gelandang Ricky tak hanya bertugas mengalirkan umpan ke samping atau tusukan ke tengah, tetapi juga melakukan tembakan ke gawang lawan. Satu kelebihan Ricky lainnya, akselerasinya cukup mulus untuk satu lawan satu.
Baru debut bersama Timnas Indonesia dalam laga uji coba melawan Myanmar ini, Alfeandra Dewangga tak grogi. Jam terbang bersama klub dan pernah membela Timnas U-19 dan U-23, membuatnya percaya diri bersanding dengan bek senior Fachruddin Aryanto.
Dalam debutnya itu pemain PSIS Semarang ini tercatat empat kali melakukan intersep sukses dan 6 kali melakukan clearances atau sapu bersih. Statistik ini seperti menggambarkan bahwa kehilangan Elkan Baggott bisa tertutupi.
Tak hanya itu, Dewangga juga mencipta satu assist dengan mengumpan bola tanpa melihat kawan alias no look pass. Itu terjadi pada menit ke-13, untuk gol Irfan Jaya. Pemain 20 tahun ini melepas umpan terobosan yang mengecoh bek Myanmar, sehingga Irfan bisa leluasa menceploskan gol.
Alfeandrapun memanaskan persaingan di posisi jantung pertahanan selain keberadaan Ryuji Utomo, ElkanBaggott, dan Victor Igbonefo.
Timnas Indonesia tampil impresif dalam uji coba melawan Myanmar di Antalya, Turki pada Kamis (25/11) malam. Dalam kemenangan 4-1 itu ada tiga pemain yang jadi bintang lapangan.
Shin Tae Yong, pelatih Timnas Indonesia, kembali menerapkan formasi 4-1-4-1 dalam pertandingan ini. Untuk 11 pemain pertama, hanya ada tiga pemain baru yang sebelumnya cadangan: yakni Irfan Jaya, Ezra Walian, dan Alfeandra Dewangga.
Seakan tak ingin menyia-nyiakan kesempatan inti, ketiganya tampil penuh determinasi. Irfan dan Ezra pun turut menyumbang gol. Pada saat yang sama Dewangga tampil dingin, tenang, dan lugas bersama Fachruddin Aryanto.
Dengan aksi impresif ini, ketiga pemain berpeluang jadi pilihan utama saat tampil di Piala AFF 2020 (2021) nanti. Berikut ini adalah tiga pemain yang jadi bintang lapangan dalam laga melawan Myanmar tersebut, kemarin.
Ezra Walian
Dipercaya sebagai ujung tombak, Ezra malah banyak tampil menyamping sebagai winger. Sekilas Ezra seperti lupa posisi, tetapi memang ini peran yang diberikan Shin kepada pemain keturunan yang musim ini membela Persib Bandung tersebut.
Dominan tampil melebar, Ezra membuktikan sentuhannya cukup matang. Ezra dua kali melepas umpan silang atau crossing yang salah satunya menjadi gol Ricky Kambuaya. Ezra juga berhasil melepas tiga tembakan tepat sasaran ke gawang Myanmar.
Pada menit ke-55 Ezra membuka kebuntuan. Dalam laga ketiganya bersama Timnas Indonesia, pemain berdarah Manado ini akhirnya membukukan nama di papan skor.
Gol ini menjadi modal positif bagi Ezra menatap Piala AFF 2021 yang akan menjadi kejuaraan pertamanya di level senior bersama Timnas Indonesia.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Ricky yang Rajin Cetak Gol, dan Dewa yang Kokoh di Belakang
Ricky Kambuaya (kiri) naik daun di bawah Shin Tae Yong ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)
Ricky Kambuaya
Berduet dengan Evan Dimas sebagai gelandang serang, Ricky Kambuaya membuktikan punya naluri mencetak gol. Kini torehan golnya sama dengan Evan Dimas sebagai pemain tersubur Timnas Indonesia pada 2021, yakni dengan tiga gol.
Pemain Persebaya ini mencetak gol ketiganya untuk Timnas Indonesia pada menit ke-5, memanfaatkan assist Ezra Walian. Dua gol lainnya tercipta saat pada leg pertama dan kedua melawan Taiwan dalam play off Kualifikasi Piala Asia 2023.
Sebagai gelandang Ricky tak hanya bertugas mengalirkan umpan ke samping atau tusukan ke tengah, tetapi juga melakukan tembakan ke gawang lawan. Satu kelebihan Ricky lainnya, akselerasinya cukup mulus untuk satu lawan satu.
Baru debut bersama Timnas Indonesia dalam laga uji coba melawan Myanmar ini, Alfeandra Dewangga tak grogi. Jam terbang bersama klub dan pernah membela Timnas U-19 dan U-23, membuatnya percaya diri bersanding dengan bek senior Fachruddin Aryanto.
Dalam debutnya itu pemain PSIS Semarang ini tercatat empat kali melakukan intersep sukses dan 6 kali melakukan clearances atau sapu bersih. Statistik ini seperti menggambarkan bahwa kehilangan Elkan Baggott bisa tertutupi.
Tak hanya itu, Dewangga juga mencipta satu assist dengan mengumpan bola tanpa melihat kawan alias no look pass. Itu terjadi pada menit ke-13, untuk gol Irfan Jaya. Pemain 20 tahun ini melepas umpan terobosan yang mengecoh bek Myanmar, sehingga Irfan bisa leluasa menceploskan gol.
Alfeandrapun memanaskan persaingan di posisi jantung pertahanan selain keberadaan Ryuji Utomo, ElkanBaggott, dan Victor Igbonefo.