5 Perbedaan Liverpool vs Real Madrid di Final 2018 dan 2022

CNN Indonesia
Sabtu, 28 Mei 2022 07:35 WIB
5 Perbedaan Liverpool vs Real Madrid di Final 2018 dan 2022
Skuad Liverpool sudah mengalami perubahan sejak empat tahun lalu. (PAUL ELLIS / AFP)

3. Loris Karius

Loris Karius merupakan salah satu penyebab Liverpool kalah dari Real Madrid pada final Liga Champions 2018. Kiper asal Jerman itu melakukan dua blunder yang berujung gol pertama yang dicetak Karim Benzema dan gol ketiga yang diciptakan Gareth Bale.

Gol pertama pada menit ke-51, Karius bermaksud melempar bola ke Dejan Lovren. Bola kemudian diadang Benzema dan bola masuk ke gawang Liverpool. Sementara untuk Bale pada menit ke-83, Karius gagal mengantisipasi tendangan Bale dari luar kotak penalti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak melakukan blunder di final Liga Champions 2018, Karius kemudian dilepas Liverpool dengan status pinjaman ke Besiktas dan Union Berlin. Saat ini Liverpool punya salah satu kiper terbaik di dunia Alisson Becker.

4. Carlo Ancelotti

Madrid memiliki pelatih yang berbeda di final Liga Champions 2018 dan 2022. Pada final Liga Champions 2018, Los Blancos ditangani Zinedine Zidane yang membawa Madrid juara Liga Champions tiga kali beruntun pada 2016, 2017, dan 2018.

Los Blancos musim ini dilatih Carlo Ancelotti, pelatih yang mengantarkan Madrid juara Liga Champions pada 2014. Ancelotti sebelumnya melatih Everton, yang notabene rival satu kota Liverpool.

Banner video highlights MotoGP 2022

5. Liverpool Lebih Matang

Liverpool jauh lebih matang daripada saat dikalahkan Real Madrid pada final Liga Champions 2018. Sejak kalah di Kiev empat tahun lalu, Liverpool sudah mampu menjadi juara Liga Champions pada 2019 dan Premier League pada 2020.

Secara skuad Liverpool saat ini juga jauh lebih kuat daripada The Reds yang dikalahkan Madrid empat tahun lalu. Liverpool punya kiper, lini pertahanan, tengah, dan depan yang jauh lebih kuat.

(har/nva)


[Gambas:Video CNN]
Jakarta, CNN Indonesia --

Liverpool vs Real Madrid akan kembali bertemu pada final Liga Champions 2022. Berikut lima perbedaan Liverpool vs Real Madrid di final Liga Champions 2018 dan 2022.

Empat tahun setelah menelan kekalahan menyakitkan dari Real Madrid pada final Liga Champions 2018 di Kiev, Ukraina, Liverpool kembali bertemu Los Blancos pada final Liga Champions 2022.

Final Liga Champions 2022 antara Liverpool vs Madrid akan digelar di Stade de France, Paris, Minggu (29/5) dini hari WIB. Kickoff pertandingan dijadwalkan mulai pukul 02.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Liverpool menghadapi bencana pada final Liga Champions 2018. Ketika itu The Reds kalah 1-3 dari Madrid pada pertandingan yang diwarnai dua blunder kiper Loris Karius.

Baik Liverpool dan Madrid sudah jauh berbeda sejak pertemuan di final Liga Champions 2018.

Berikut lima perbedaan Liverpool vs Real Madrid dari final Liga Champions 2018 dan 2022:

1. Cristiano Ronaldo

Real Madrid sudah tidak memiliki Cristiano Ronaldo dalam skuad. Meski pada final Liga Champions 2018 Ronaldo tidak mencetak gol, tapi kehadiran CR7 di lini depan mampu menyedot konsentrasi pertahanan Liverpool.

Usai Madrid mengalahkan Liverpool pada final Liga Champions 2018, Ronaldo memutuskan untuk meninggalkan El Real dan bergabung dengan Juventus.

Pada final Liga Champions 2022, Madrid akan mengandalkan Karim Benzema dan Vinicius Jr. yang sedang dalam performa terbaik musim ini untuk membobol gawang Liverpool.

Banner live streaming MotoGP 2022

2. Sergio Ramos

Ramos merupakan kapten Madrid ketika mengalahkan Liverpool pada final Liga Champions 2018. Kehadiran Ramos pada final empat tahun lalu sangat penting bagi Madrid.

Selain membuat lini pertahanan Madrid sulit ditembus, Ramos juga memiliki 'peran penting' dengan membuat winger Liverpool Mohamed Salah cedera. Ketika itu Salah hanya bermain 31 menit setelah mengalami cedera bahu akibat dilanggar Ramos.

Pendukung Liverpool dibuat murka dengan tindakan Ramos. Terlebih bek yang saat ini bermain untuk Paris Saint-Germain itu tidak mendapat hukuman dari wasit usai melanggar Salah.

Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>

Karius, Ancelotti, hingga Kematangan Liverpool

Skuad Liverpool sudah mengalami perubahan sejak empat tahun lalu. (PAUL ELLIS / AFP)

3. Loris Karius

Loris Karius merupakan salah satu penyebab Liverpool kalah dari Real Madrid pada final Liga Champions 2018. Kiper asal Jerman itu melakukan dua blunder yang berujung gol pertama yang dicetak Karim Benzema dan gol ketiga yang diciptakan Gareth Bale.

Gol pertama pada menit ke-51, Karius bermaksud melempar bola ke Dejan Lovren. Bola kemudian diadang Benzema dan bola masuk ke gawang Liverpool. Sementara untuk Bale pada menit ke-83, Karius gagal mengantisipasi tendangan Bale dari luar kotak penalti.

Sejak melakukan blunder di final Liga Champions 2018, Karius kemudian dilepas Liverpool dengan status pinjaman ke Besiktas dan Union Berlin. Saat ini Liverpool punya salah satu kiper terbaik di dunia Alisson Becker.

4. Carlo Ancelotti

Madrid memiliki pelatih yang berbeda di final Liga Champions 2018 dan 2022. Pada final Liga Champions 2018, Los Blancos ditangani Zinedine Zidane yang membawa Madrid juara Liga Champions tiga kali beruntun pada 2016, 2017, dan 2018.

Los Blancos musim ini dilatih Carlo Ancelotti, pelatih yang mengantarkan Madrid juara Liga Champions pada 2014. Ancelotti sebelumnya melatih Everton, yang notabene rival satu kota Liverpool.

Banner video highlights MotoGP 2022

5. Liverpool Lebih Matang

Liverpool jauh lebih matang daripada saat dikalahkan Real Madrid pada final Liga Champions 2018. Sejak kalah di Kiev empat tahun lalu, Liverpool sudah mampu menjadi juara Liga Champions pada 2019 dan Premier League pada 2020.

Secara skuad Liverpool saat ini juga jauh lebih kuat daripada The Reds yang dikalahkan Madrid empat tahun lalu. Liverpool punya kiper, lini pertahanan, tengah, dan depan yang jauh lebih kuat.

[Gambas:Video CNN]


HALAMAN:
1 2