“Lebih baik asli drpd tandingan, akal sehat harus tetap dimiliki dalam kondisi tensi tinggi dipertandingan politik #Sabar." Itulah cuitan anggota DPR itu, yang muncul di akun @pramonoanung pukul 07.24 WIB, Kamis (30/10).
Aria membantah bahwa cuitan itu bermakna bahwa kubu Koalisi Indonesia Hebat belum meminta konfirmasi kepada Pramono sebelum mendudukkannya sebagai ketua DPR tandingan. (Baca: Kubu PDIP Ajukan Pimpinan DPR Tandingan)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Pramono sendiri hingga saat ini belum bisa dimintai keterangannya terkait makna dari cuitan tersebut.
Munculnya “DPR tandingan” ini setelah Koalisi Indonesia Hebat yang terdiri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa, Hanura, plus Partai Persatuan Pembangunan, tak mendapat kursi pimpinan komisi, kemarin.
Koalisi itu mengeluarkan mosi tidak percaya kepada pimpinan DPR saat ini. Lalu kubu PDIP mengajukan paket pimpinan DPR baru, yakni Pramono Anung sebagai Ketua, didampingi Abdul Kadir Karding dari PKB, Syaifullah Tamliha dari PPP, Patrice Rio Capella dari Nasdem, dan Dossy Iskandar sebagai Wakil Ketua DPR.