Beberapa jam setelah pertemuan, Zuckerberg menyatakan kekagumannya pada Jokowi melalui akun Facebook pribadinya. "Pagi ini saya bertemu dengan Presiden terpilih Joko Widodo dan kami membahas peluang serta tantangan menghubungkan semua orang di Indonesia. Ciri khasnya adalah gaya 'blusukan' atau kunjungan mendadak untuk bertemu dengan masyarakat Indonesia secara langsung," tulisnya.
Zuckerberg menilai "blusukan" adalah cara yang menarik untuk berhubungan dengan masyarakat secara langsung. Zuckerberg juga menuliskan bahwa Jokowi baru saja meluncurkan "e-blusukan" yang dapat membuat terhubung dengan semua orang di seluruh Indonesia secara online.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak yang sudah menggunakan internet untuk membangun bisnis, meningkatkan komunitas mereka dan terhubung dengan dunia," ujar Zuckerberg. Jika kita bisa menghubungkan semua orang di Indonesia, manfaat ini akan terus tumbuh," lanjutnya.
Efisiensi internet cukup relevan dengan kondisi di Indonesia yang sebanyak 70 persen dari pengguna seluler masih terhubung dengan jaringan 2G atau EDGE. Hanya 30 persen pengguna seluler yang terhubung dengan 3G.