Ada ribuan sistem bintang di antariksa, dan bukan tidak mungkin satu di antaranya dihuni oleh mahluk hidup yang berkembang dan berkoloni layaknya manusia.
Shostak percaya, jika cukup pintar maka para koloni itu bisa mengirimkan sinyal kehidupan yang bisa ditangkap oleh planet lain, oleh bumi misalnya. Dari sinilah kemudian tercetus sebuah eksperimen yang pola dan penempatan bintang-bintang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Ilmuwan Area 51 Klaim Bertemu Alien |
“Dengan eksperimen ini kami akan menemukan alien dalam waktu 24 tahun ke depan," ujar Shostak seperti dikutip CNN Indonesia dari Space, Jumat (31/10).
Dengan eksperimen ini kami akan menemukan alien dalam 24 tahun ke depanShostak |
"Anda harus mempertimbangkan ukuran Bima Sakti dengan diameter sejauh lebih dari 100 ribu tahun cahaya," ujar Garret dikutip dari NewsDiscovery.
"Cahaya akan dapat mencapai kecepatan 186 ribu mil per detik, namun gelombang radio masih memakan waktu lebih dari empat tahun," lanjutnya.
Lihat juga:Profesor Inggris Sanggah Keberadaan Alien |
"Kami tidak tahu berapa skala waktunya," ujar Garret.
Namun Garret mengatakan, tidak tertutup kemungkinan untuk manusia bisa berkomunikasi dengan penghuni lain di luar Bima Sakti pada 2040 mendatang, mengingat teknologi dan inovasi yang dikembangkan manusia terlihat sangat pesat.