PERSOALAN E-KTP

Kemendagri Bantah Server e-KTP di Luar Negeri

Gito Yudha Pratomo | CNN Indonesia
Senin, 17 Nov 2014 17:37 WIB
Kemendagri mengklaim server yang menyimpan data e-KTP berada di Indonesia (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Dodi Riyadmadji, menegaskan bahwa server Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP berada di Indonesia, bukan berada di luar negeri.

"Server tidak ada yang di luar negeri, semua di Indonesia, kalo mau dicek silakan saja," kata Dodi kepada CNN Indonesia, Senin (17/11).

Menurut Dodi, kabar mengenai disimpannya seluruh data pemilik e-KTP pada server yang berlokasi di luar negeri tidaklah benar. "Server dan seluruh database ada di lokasi yang sama," lanjutnya.

Dodi juga menambahkan bahwa seluruh data yang disimpan akan terjamin kerahasiaannya dan tidak akan disadap oleh pihak manapun. Menurutnya, e-KTP sudah cukup aman dan memudahkan masyarakat dalam penggunaannya.

"Aman, ga ada masalah pada server, database atau apapun itu," kata Dodi.

Hal ini bertentangan dengan laporan sejumlah media yang mengatakan bahwa server e-KTP berada di luar negeri dan berpotensi terjadi penyadapan.

Kemendagri akan menginventarisasi ulang fasilitas pembuat e-KTP. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, ada dua basis data terpisah dalam program e-KTP, yakni basis data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan dan basis data operasional pelayanan administrasi daerah.

Soal basis data itulah yang membuat Tjahjo khawatir, sebab aplikasinya dikembangkan oleh developer dari luar Indonesia. Dengan demikian data kependudukan RI bisa saja diambil oleh pihak di luar RI.

Terkait penghentian ini, Kemendagri akan melakukan beberapa evaluasi termasuk sistem keamanan dan teknologi e-KTP.
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER