Penemuan ini adalah sebuah kemenangan besar bagi ilmu pengetahuan. Prediksi awal mengatakan molekul ini terbuat dari karbon, dan beberapa kandungan yang dapat membentuk lemak, protein, gula dan DNA. Artinya, kemungkinan besar ada kehidupan di atas komet ini.
Belum jelas kandungan yang mereka temukan apakah memiliki struktur yang sederhana menyerupai metana (CH4) atau metanol (CH4O). Stephan Ulamec, kepala tim pendaratan Rosetta mengatakan bahwa molekul yang ditemukan tidak mungkin sederhana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ulamec juga menegaskan bahwa para peneliti kini tengah menyelidiki jenis molekul ini dan kaitannya dengan spesies tertentu.
Para peneliti berharap bahwa hasil yang didapat ini bisa memberi petunjuk mengenai keberadaan kehidupan di ruang angkasa dan membuka sebuah pintu yang dapat memberikan pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana sistem tata surya kita lahir dan berkembang.
"Kemungkinan besar ini adalah bahan organik yang murni dan ditemukan dalam komet. Kemungkinan besar ada ketika tata surya mulai terbentuk," ujar Ulamec.