Situs Mashable mengabarkan, fitur yang diberi nama "legacy contact" itu dibuat agar para pengguna Facebook menandai teman secara spesifik untuk menjadi orang-orang 'terpilih' yang bisa mengakses akun si pengguna setelah ia meninggal dunia.
"Legacy contact" berada di menu pengaturan keamanan Facebook atau security settings. Pengguna bisa memilih teman Facebook sebagai 'ahli waris' yang bisa mengatur aspek tertentu pada laman akun Anda, seperti profil atau tampilan cover.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg itu memiliki sistem peringatan di mana orang-orang bisa memberi tahu Facebook bahwa seorang pengguna telah tiada. Saat Facebook memverifikasi ia betulan meninggal dunia -- biasanya melalui artikel atau berita kematian -- akun tersebut menjadi kenangan. Nanti, akun itu tidak akan muncul di friend suggestions, iklan, atau kolom umum lainnya di Facebook.
Facebook nanti akan memberi label "remembering" di atas nama pengguna akun yang sudah meninggal dunia.
Menurut manajer produk Facebook, Vanessa Callison-Burch tujuan fitur itu adalah menandai pemilik akun sebagai kenangan dan memberi kesempatan bagi keluarga dan kerabatnya untuk mengelola akun orang yang mereka sayangi.
"Anggota keluarga akan memberi tahu kami 'saya ingin menyampaikan informasi tentang upacara peringatan kepada teman-temannya'. Idenya muncul dari situ," ujar Callison-Burch.
Ia melanjutkan, "biasanya orang-orang tidak terlalu memikirkan hal ini sampai mereka mengalami kehilangan."
Saat ini, fitur "legacy contact" baru bisa digunakan di kawasan Amerika Serikat dan rencananya akan tersedia di beberapa negara lain. (tyo/ded)