Iran Larang PNS Pakai Ponsel Pintar
CNN Indonesia
Selasa, 16 Jun 2015 12:03 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Iran melarang para pegawai pemerintah memakai ponsel pintar. Mereka takut, data yang diakses lewat ponsel bisa diintip oleh pihak asing.
Aturan berlaku untuk seluruh pegawai negeri sipil (PNS) Iran yang punya akses ke data pemerintahan. Mereka dilarang keras menggunakan ponsel untuk bekerja.
Kepala badan keamanan Iran, Gholamreza Jalali mengatakan bahwa aturan akan segera diberlakukan dalam waktu dekat.
"Mereka harus menggunakan ponsel lain jika bekerja dengan data yang sensitif," kata Jalali, seperti dilansir AFP, Selasa (16/6).
Batasan itu hanya berlaku saat PNS sedang berada di lingkungan kerja, untuk aktivitas di luar itu mereka bebas menggunakan ponsel apa pun yang diinginkan.
Aturan untuk tidak menggunakan ponsel pintar di area sensitif muncul setelah perundingan nuklir Iran dengan para pemimpin dunia dimatai-matai hacker.
Iran khawatir, kasus virus penyerang nuklir pada 2010 lalu bakal terulang kembali karena berbagai informasi rahasia yang bocor.
Aturan berlaku untuk seluruh pegawai negeri sipil (PNS) Iran yang punya akses ke data pemerintahan. Mereka dilarang keras menggunakan ponsel untuk bekerja.
Lihat juga:Mulai 2017 Dubai Operasikan Robot Polisi |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Batasan itu hanya berlaku saat PNS sedang berada di lingkungan kerja, untuk aktivitas di luar itu mereka bebas menggunakan ponsel apa pun yang diinginkan.
Iran khawatir, kasus virus penyerang nuklir pada 2010 lalu bakal terulang kembali karena berbagai informasi rahasia yang bocor.