Temuan ini diungkap oleh Zimperium, perusahaan keamanan yang memang fokus pada celah-celah berbahaya di ponsel pintar. Temuan mereka membuktikan bahwa dengan SMS tertentu ponsel Android bisa diambil alih, meski pesan tersebut belum dibuka.
Celah seperti ini sebenarnya sudah lebih dulu ditemukan pada iPhone, namun versi Android ternyata punya potensi kerusakan yang lebih fatal. (Baca: iPhone Berhenti Mendadak jika Terima Pesan Huruf Arab)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun hingga kini pembaruan tersebut belum juga diterima pengguna, Zimperium akhirnya mengambil langkah untuk memberitahukan celah ini kepada masyarakat.
"Celah ini sangat berbahaya karena sama sekali tidak memerlukan tindakan apa pun dari korbannya," kata Joshua Drake, wakil presiden untuk Zimperium zLabs.
Dihubungi pada kesempatan terpisah, Google mengaku sudah mengirimkan pembaruan tersebut ke sejumlah produsen ponsel Android. Hanya saja, jalur distribusi pembaruan tersebut memang tergantung dari masing-masing pembuat ponsel.
(eno)