Jubah Ajaib Harry Potter Bisa Sembunyikan Perut Buncit
CNN Indonesia
Jumat, 18 Sep 2015 16:09 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pencinta kisah penyihir Harry Potter tentu tak asing dengan jubah ajaib yang tembus pandang dan biasa digunakannya untuk jalan-jalan tanpa terdeteksi. Tim ilmuwan Amerika Serikat mencoba merealisasikan jubah itu menjadi nyata.
Tim ilmuwan dari California mengembangkan jubah yang ultra tipis dan bisa digunakan untuk melapisi objek berbentuk tiga dimensi (3D) menjadi datar alias 2D. The Guardian mewartakan, jubah ajaib ini sudah ditaburi oleh ribuan titik-titik nanoteknologi yang berperan sebagai antena untuk cahaya.
Hal yang perlu digarisbawahi, jubah ini tidak betul-betul bisa melenyapkan seseorang dari pandangan mata, namun membuat bentuk objek menjadi datar bila dilihat dari depan dan rentang terbatas dari gelombang optik.
Jubah ajaib hasil ciptaan tim Zhang ini juga diklaim sejauh ini telah sukses menyembunyikan objek-objek kecil. Ia lantas optimis bahwa terobosan baru dari jubah ajaib ini bisa terus berlanjut di masa depan, khususnya untuk urusan penampilan.
“Anda bisa bayangkan jika seseorang punya perut gendut seperti saya dan ingin terlihat tetap keren, tinggal pakai lapisan jubah ini dan saya pun bisa memiliki perut six pack dalam sekejap,” ucap Zhang.
Selain itu, ia memperkirakan bahwa versi jubah di masa depan akan terbuat dari lapisan tipis nan fleksibel dan bisa berfungsi untuk menutupi cedera atau luka di muka.
Tim ilmuwan dari California mengembangkan jubah yang ultra tipis dan bisa digunakan untuk melapisi objek berbentuk tiga dimensi (3D) menjadi datar alias 2D. The Guardian mewartakan, jubah ajaib ini sudah ditaburi oleh ribuan titik-titik nanoteknologi yang berperan sebagai antena untuk cahaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jubah ajaib hasil ciptaan tim Zhang ini juga diklaim sejauh ini telah sukses menyembunyikan objek-objek kecil. Ia lantas optimis bahwa terobosan baru dari jubah ajaib ini bisa terus berlanjut di masa depan, khususnya untuk urusan penampilan.
Selain itu, ia memperkirakan bahwa versi jubah di masa depan akan terbuat dari lapisan tipis nan fleksibel dan bisa berfungsi untuk menutupi cedera atau luka di muka.