Penyesalan Pendiri SwiftKey yang Gagal Kaya Raya

Trisno Heriyanto, CNN Indonesia | Jumat, 05/02/2016 09:58 WIB
Salah satu pendiri SwiftKey pernah menjual sahamnya dengan murah, seharga sebuah sepeda. Padahal kini nilainya mencapai miliaran rupiah. Ilustrasi (Thinkstock/Jupiterimages)
Jakarta, CNN Indonesia -- Di tengah hebohnya berita akuisisi Micrsoft terhadap SwiftKey, nama Chris Hill-Scott tak pernah terdengar sedikit pun. Padahal pria ini adalah salah satu pembuat aplikasi keyboard tersebut.

Hill-Scott, Jon Reynolds dan Ben Medlock adalah otak di balik kesuksesan SwiftKey. Namun pada 2008 Hill-Scott merelakan seluruh kepemilikan di SwiftKey untuk ditukar dengan sebuah sepeda oleh rekannya, Reynolds.

Delapan tahun kemudian Hill-Scott tak pernah menduga bahwa SwiftKey akan sangat populer. Bahkan Microsoft sampai rela membeli peranti lunak itu dengan harga fantastis yakni US$ 250 juta, atau setara dengan Rp 3,4 triliun.



Seluruh uang tersebut diberikan kedua pemilik SwiftKey, dan kabarnya masing-masing mendapatkan uang tunai Rp 381 miliar. Membuat Hill-Scott hanya bisa meratapi penyesalannya.

“Ini adalah penyesalan terbesar saya,” kicau Hill-Scott di akun Twitternya sebelum diubah ke mode private.

Kepada The Times, juru bicara untuk SwiftKey mengatakan bahwa Hill-Scott memang salah satu pendiri SwiftyKey. Hill-Scott berteman dengan Reynolds sejak keduanya masih di bangku sekolah.

Saat kuliah mereka bertemu dengan Medlock, dan akhirnya sepakat untuk membuat aplikasi keyboard yang saat ini dikenal dengan nama SwiftKey.

“Dua bulan setelah mendirikan perusahaan Chris mengundurkan diri. Jon dan Ben membeli sahamnya, dan ia mundur dengan nilai yang disepakati,” kata juru bicara SwiftKey.

(eno)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK