Hill-Scott, Jon Reynolds dan Ben Medlock adalah otak di balik kesuksesan SwiftKey. Namun pada 2008 Hill-Scott merelakan seluruh kepemilikan di SwiftKey untuk ditukar dengan sebuah sepeda oleh rekannya, Reynolds.
Delapan tahun kemudian Hill-Scott tak pernah menduga bahwa SwiftKey akan sangat populer. Bahkan Microsoft sampai rela membeli peranti lunak itu dengan harga fantastis yakni US$ 250 juta, atau setara dengan Rp 3,4 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Microsoft Dilaporkan Akuisisi SwiftKey |
Seluruh uang tersebut diberikan kedua pemilik SwiftKey, dan kabarnya masing-masing mendapatkan uang tunai Rp 381 miliar. Membuat Hill-Scott hanya bisa meratapi penyesalannya.
“Ini adalah penyesalan terbesar saya,” kicau Hill-Scott di akun Twitternya sebelum diubah ke mode private.
Saat kuliah mereka bertemu dengan Medlock, dan akhirnya sepakat untuk membuat aplikasi keyboard yang saat ini dikenal dengan nama SwiftKey.
“Dua bulan setelah mendirikan perusahaan Chris mengundurkan diri. Jon dan Ben membeli sahamnya, dan ia mundur dengan nilai yang disepakati,” kata juru bicara SwiftKey.
(eno)