Konsep MAP Online Beda dengan MatahariMall dan Lazada

Hani Nur Fajrina, CNN Indonesia | Jumat, 19/02/2016 14:25 WIB
Datang sebagai pemain baru di kancah e-commerce, Mitra Adiperkasa (MAP) mengklaim memiliki konsep berbeda dengan situs sejenis lainnya. Peluncuran situs mapemall.com di Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (18/2). (CNN Indonesia/Hani Nur Fajrina)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan ritel Mitra Adiperkasa memilih untuk berekspansi bisnis ke ranah online dengan meluncurkan situs e-commercenya, mapemall.com. Pihaknya mengaku bisnis e-commercenya ini berbeda dengan pemain lain yang sudah ada terlebih dahulu.

VP Sharma selaku Group CEO MAP mengaku, strategi nyata dari layanan mapemall.com ini adalah ketersediaan produk yang sifatnya eksklusif.

"Kami secara langsung menyediakan hak eksklusif kepada 150 brand terkemuka yang ada di grup MAP," ungkap Sharma kepada sejumlah media usai jumpa pers di Kuningan, Jakarta Selatan.


Ia melanjutkan, "berbeda dengan layanan lain seperti Zalora dan Lazada, 150 brand tersebut kan hanya bisa didapatkan di mapemall.com."

Sharma juga menyebutkan, meski MAP versi online baru muncul sekarang, yaitu tahun 2016, menurutnya mapemall.com tidak ingin menciptakan kompetisi terhadap layanan e-commerce lain.

"Bisnis e-commerce lain itu murni jualan online. Kalau kami sudah punya toko fisiknya sehingga peluang ke depannya lebih besar. Tentu kita berbeda dengan MatahariMall, segmennya saja sudah berbeda," sambung Sharma.

Tim MAP memang mengklaim bahwa salah satu keunggulan dari layanan mapemall.com adalah tersedianya toko offline dari ratusan brand yang bergabung di bawah naungan MAP.

Sharma pun menyatakan untuk ke depannya, layanan online dan toko offline bisa bersinergi — MAP nantinya akan memungkinkan para pelanggan untuk membeli secara online melalui mapemall.com dan mengambil barangnya langsung ke toko.

Tercatat MAP menaungi 150 merk global seperti Topshop, Sogo, Mango, Nike, Marks & Spencer, dan Lacoste, dengan 2.000 toko fisik yang tersebar di 60 kota seluruh Indonesia.

Lantas mengapa baru 2016?

Sharma mengaku sejak 2014 sebetulnya sudah ada situs planetsport.net untuk melayani para pelanggan yang ingin membeli secara online, namun investasinya masih kecil. Sharma tidak menyebutkan angkanya, pun begitu dengan nilai investasi mapemall.com sendiri.

"Saat itu memang belum dimaksimalkan dari segi investasi dan kami melihat pasar juga belum siap. Di 2016 teknologi semakin maju dan aktivitas online juga meningkat, jadi kami rasa sekarang ini adalah waktu yang tepat," ungkap pria berparas India itu.

Ditambahkan COO MAP, S. Ravi Kumar, tim MAP menyiapkan layanan mapemall.com ini sejak 6 sampai 8 bulan lalu. Kumar juga menjajikan aplikasi mapemall.com berbasis Android dan iOS akan segera dirilis pada kuartal kedua tahun ini.

(tyo)