Apple tengah mempersiapkan anak perusahaan baru bernama Apple Energy LLC. Mereka telah mengajukan izin kepada regulator energi, Federal Energy Regulatory Commission, untuk bisa menjual listrik di pasar seluruh Amerika Serikat.
Listrik ratusan megawatt yang bakal dijual Apple itu dihasilkan dari fasilitas pembangkit listrik yang telah dibangun Apple.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan asal California tersebut juga berinvestasi untuk pembangkit listrik di bidang lain, seperti dari hidroelektrik, biogas, dan tenaga panas bumi.
Sebagai langkah awal, Apple sudah mengumumkan rencananya untuk memulai sebuah proyek tenaga matahari secara global guna menghasilkan listrik sebesar 521 megawatt. Bahkan, Apple menuturkan secara umum proyek tersebut diharapkan dapat mencukupi 93 persen penggunaan energi di dunia.
Ke depannya, tenaga listrik yang dihasilkan Apple akan dimanfaatkan untuk pusat data Apple, toko ritel Apple Store, sampai kantor operasional.
Apple sendiri sudah menerbitkan obligasi hingga US$1,5 miliar (sekitar Rp19,9 triliun) untuk membiayai berbagai proyek guna menghasilkan energi terbarukan. (adt)