Grab Siap Kelola Biaya Perjalanan Perusahaan

Hani Nur Fajrina, CNN Indonesia | Jumat, 05/08/2016 13:32 WIB
Grab Siap Kelola Biaya Perjalanan Perusahaan Pendiri dan CEO Grab, Anthony Tan. (CNN Indonesia/Ranny Virgian Utami)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan teknologi Grab mencoba peruntungan baru di pasar korporasi. Grab menyediakan platform online yang tugasnya mengelola biaya perjalanan bisnis karyawan.

Bernama Grab for Work, platform ini diharapkan bisa menjadi cara produktif dan efisien untuk proses pengelolaan biaya perjalanan bisnis bagi karyawan perusahaan besar hingga UKM.

Grab for Work bukan berbentuk aplikasi mandiri yang terpisah dari Grab, namun pengguna --dalam hal ini pihak perusahaan dan karyawan-- bisa mengunjungi laman grab.com/id/work untuk mendaftarkan diri.


CNNIndonesia.com mencoba membukanya dan pengguna harus memasukan nomor telepon yang terdaftar pada akun Grab masing-masing.

Jika pengguna baru, langkah utama yang harus dilakukan adalah mengunduh aplikasi Grab dan membuat akun terlebih dahulu.

Langkah selanjutnya, pengguna tinggal membuat grup dengan memasukan informasi penting seperti nama, alamat, dan email perusahaan, serta detil para karyawan.

Grab memberi pilihan metode pembayaran yang ragam, di antaranya tunai, e-voucher, penagihan paska-bayar bulanan, hingga kartu kredit perusahaan.

Setiap perjalanan bisnis menggunakan layanan Grab, pengguna harus menghubungkannya ke dalam grup tersebut.

Dari laman resmi Grab, platform anyar ini memang bertujuan agar sistem penagihan dari aktivitas bisnis perusahaan terasa lebih mudah dan transparan.

Sifatnya yang digital dan secara real time langsung terekam di dalamnya, Grab for Work juga ingin meminimalisir penggunaan kertas serta menghemat waktu.

Grab tak lupa merangkul platform pengelolaan pengeluaran Concur untuk berintegrasi dalam pemenuhan layanan tersebut. Hal ini fungsinya agar pengguna tidak perlu lagi memindai dan mengunggah tanda terima.

Grab mengerahkan semua jenis armadanya untuk kebutuhan Grab for Work ini, yakni motor, taksi, dan mobil rental.

"Layanan ini menawarkan pengalaman pengguna yang mulus dan memungkinkan departemen SDM dan keuangan untuk menghemat waktu dalam mengelola biaya perjalanan bisnis perusahaan sehari-hari," ungkap CEO dan Co-Founder Grab Anthony Tan melalui pernyataan rilis.

Tercatat Grab for Work sudah beroperasi di enam negara Asia Tenggara, yaitu Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Indonesia. (tyo)