Bernama Grab for Work, platform ini diharapkan bisa menjadi cara produktif dan efisien untuk proses pengelolaan biaya perjalanan bisnis bagi karyawan perusahaan besar hingga UKM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika pengguna baru, langkah utama yang harus dilakukan adalah mengunduh aplikasi Grab dan membuat akun terlebih dahulu.
Grab memberi pilihan metode pembayaran yang ragam, di antaranya tunai, e-voucher, penagihan paska-bayar bulanan, hingga kartu kredit perusahaan.
Setiap perjalanan bisnis menggunakan layanan Grab, pengguna harus menghubungkannya ke dalam grup tersebut.
Dari laman resmi Grab, platform anyar ini memang bertujuan agar sistem penagihan dari aktivitas bisnis perusahaan terasa lebih mudah dan transparan.
Sifatnya yang digital dan secara real time langsung terekam di dalamnya, Grab for Work juga ingin meminimalisir penggunaan kertas serta menghemat waktu.
Grab tak lupa merangkul platform pengelolaan pengeluaran Concur untuk berintegrasi dalam pemenuhan layanan tersebut. Hal ini fungsinya agar pengguna tidak perlu lagi memindai dan mengunggah tanda terima.
Grab mengerahkan semua jenis armadanya untuk kebutuhan Grab for Work ini, yakni motor, taksi, dan mobil rental.
"Layanan ini menawarkan pengalaman pengguna yang mulus dan memungkinkan departemen SDM dan keuangan untuk menghemat waktu dalam mengelola biaya perjalanan bisnis perusahaan sehari-hari," ungkap CEO dan Co-Founder Grab Anthony Tan melalui pernyataan rilis.
Tercatat Grab for Work sudah beroperasi di enam negara Asia Tenggara, yaitu Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Indonesia. (tyo)