Bloomberg melaporkan Uber mengalami kerugian sebesar US$520 juta pada kuartal pertama tahun ini, dan sebesar US$750 juta pada kuartal kedua.
Subsidi yang diberikan Uber menjadi alasan utama besarnya kerugian perusahaan, kata Kepala Keuangan Uber Gautam Gupta, dalam sebuah pertemuan dengan investor beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT