Samsung Yakin Galaxy Note 7 Masih Dinanti Loyalis

Ervina Anggraini, CNN Indonesia | Rabu, 28/09/2016 11:50 WIB
Samsung mengklaim sekitar 90 persen konsumen di berbagai negara masih setia memilih Galaxy Note 7 saat dipasarkan kembali. Samsung Galaxy Note 7 (George Frey/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Samsung mengakui adanya masalah anomali pada sel baterai Galaxy Note 7 di awal September dan mulai menarik kembali (recall) semua unit yang sudah dipasarkan.

Untuk memastikan keamanan saat digunakan kembali, Samsung mulai menyematkan software yang bisa membantu baterai terhindar dari panas berlebih (overheat). Samsung juga memberikan pilihan kepada konsumen untuk mengembalikan unit yang telah dibeli atau menukarnya dengan Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge.

Dalam tiga pekan terakhir, perusahaan asal Korea Selatan ini memastikan perangkat pengganti yang telah menggunakan baterai dalam versi lebih aman siap untuk dipasarkan kembali.


Menanggapi respon konsumen ketika Galaxy Note 7 kembali dipasarkan, President of Mobile Communications Business Samsung Electronics, DJ Koh mengaku optimis produknya akan tetap dinanti dan bisa diterima dengan baik oleh konsumen.

"Sejak minggu lalu, Galaxy Note 7 kembali dipasarkan di sejumlah negara dan menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Fokus kami memastikan semua perangkat diganti dengan cepat," kata Koh mengutip Sammobile.

Menurutnya, kemunculan kembali Galaxy Note 7 masih dinanti sekitar 90 persen konsumen di berbagai negara masih setia memilih ponsel flagship terbaru Samsung tersebut. Lebih dari 60 persen ponsel yang telah terjual di AS dan Korea tercatat ikut serta dalam program tukar tambah.

Sementara itu di Singapura, sekitar 80 persen diantaranya berpartisipasi dalam program tukar tambah yang dimulai pada 17 September.

Mengacu pada data-data tersebut, Koh mengaku terkesan dengan sikap loyal konsumen terhadap Galaxy Note 7.

"Kami percaya diri konsumen akan tetap memlih produk Samsung, inilah harapan kami agar konsumen segera mendapatkan unit pengganti," ungkapnya.

Meskipun ada laporan sejumlah insiden yang disebabkan meledaknya baterai Galaxy Note 7, konsumen disebutnya tidak terpengaruh dengan hal itu dan tetap menanti kemunculan perangkat baru. (evn/evn)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK