Seperti yang dilaporkan situs Firstpost, Samsung menyatakan akan menyelidiki setiap aspek Galaxy Note 7 seperti hardware, software, dan proses manufaktur guna mengetahui akar penyebab insiden meledak dan terbakar beberapa waktu lalu.
Co-CEO Samsung J.K. Shin saat menghadiri pertemuan dengan para pemegang saham menuturkan, perusahaan telah menjual 1,47 juta pengganti ponsel Galaxy Note 7 dengan baterai berbeda yang diklaim lebih aman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demi melakukan investigasi menyeluruh ke semua aspek Galaxy Note 7 ini, Samsung menggandeng pemerintah dan pihak ketiga.
KTL menggunakan sinar X dan teknik komputer tomografi demi menentukan apa penyebab perangkat Galaxy Note 7 bisa terbakar.
Wall Street Journal belum lama ini juga mewartakan bahwa misteri Galaxy Note 7 yang tak kunjung terungkap ini menghambat pengembangan flagship Samsung berikutnya, Galaxy S8.
Menurut penuturan salah satu anggota tim development Galaxy S8, proses pengembangan ponsel pintar ini sudah mengalami penundaan selama dua pekan karena para teknisi sibuk mengidentifikasi penyebab isu overheating Note 7. (hnf)